BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 14:17 WIB

Kritik Pedas untuk Gianluca Prestianni Setelah Insiden Rasial Terhadap Vinicius Junior

Kritik Pedas untuk Gianluca Prestianni Setelah Insiden Rasial Terhadap Vinicius JuniorKritik Pedas untuk Gianluca Prestianni Setelah Insiden Rasial Terhadap Vinicius Junior

Sejumlah legenda sepakbola secara tegas mengecam Gianluca Prestianni atas dugaan penghinaan rasial terhadap Vinicius Junior, yang terjadi saat pertandingan Liga Champions.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Insiden tersebut mencuat ketika Vinicius merayakan golnya, dan sebutan tidak pantas dilontarkan oleh pemain Benfica itu, menyulut tanggapan keras dari dunia sepakbola.

Konteks Pertandingan dan Insiden Rasial

Pertandingan antara Real Madrid dan Benfica pada 18 Februari 2026 di Estadio da Luz berlangsung dengan tensi tinggi. Insiden rasial terjadi ketika Vinicius Junior merayakan gol, dan Prestianni dituduh mengeluarkan sebutan yang merendahkan.

Kejadian ini mengundang sorotan tajam dari mantan pemain legendaris serta komentator yang membuat pernyataan tegas akan pentingnya menanggulangi rasisme di lapangan hijau.

Masyarakat sepakbola diingatkan kembali tentang tantangan yang dihadapi dalam menciptakan atmosfer yang inklusif dan aman bagi semua pemain, terlepas dari latar belakang ras atau warna kulit mereka.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Reaksi Legenda Sepakbola

Thierry Henry, salah satu ikon sepakbola, tidak tinggal diam menghadapi tindakan Prestianni. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan, 'Gianluca Prestianni, katakan apa yang kau katakan. Jadilah laki-laki. Mengapa kau menutupi mulutmu dengan bajumu? Apakah karena dingin?'

Henry menyiratkan bahwa tindakan tersebut adalah tanda ketidakberanian dan tidak bisa diterima dalam dunia yang seharusnya menghargai keberagaman.

Clarence Seedorf, yang memiliki pengalaman luas di lapangan, turut memberikan respons keras dengan mengatakan, 'Tidak ada pembenaran untuk pelecehan rasis: tidak ada tempat untuk itu.'

Dukungan dan Peringatan dari Pemain Terkenal

Wesley Sneijder, mantan bintang Inter Milan, melanjutkan kritik dengan menyebut Prestianni sebagai 'pecundang'. 'Sungguh keterlaluan masih ada yang menyebut orang kulit hitam sebagai monyet,' ungkapnya, menekankan perlunya bantahan yang kuat terhadap rasisme dalam olahraga.

Sneijder juga menyoroti betapa kuliah hitam yang juga merupakan rekan satu tim Prestianni mungkin merasakan dampak dari perilaku tersebut. 'Apa yang mereka pikirkan?' ujarnya, menunjukkan bahwa rasisme tidak hanya mempengaruhi korban, tetapi juga tim secara keseluruhan.

Dari komentar tersebut, tampak jelas bahwa dukungan untuk kebebasan dari rasisme adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi di dunia sepakbola dan perlu diatasi secara kolektif.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kritik Pedas untuk Gianluca Prestianni Setelah Insiden Rasial Terhadap Vinicius Junior

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!