BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 09:03 WIB

Pertarungan di Angkasa: Elon Musk dan Jeff Bezos Berkompetisi Membangun Pangkalan di Bulan

Pertarungan di Angkasa: Elon Musk dan Jeff Bezos Berkompetisi Membangun Pangkalan di BulanPertarungan di Angkasa: Elon Musk dan Jeff Bezos Berkompetisi Membangun Pangkalan di Bulan

Persaingan antara Elon Musk dan Jeff Bezos dalam eksplorasi luar angkasa tengah mengalami peningkatan dengan kedua tokoh berambisi mendirikan pangkalan di Bulan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Musk melalui SpaceX berencana meluncurkan misi yang bertujuan mendahului ambisi Blue Origin milik Bezos, terutama sebelum rencana misi China pada tahun 2030.

Rencana Ambisius Elon Musk dan SpaceX

Elon Musk, CEO SpaceX, telah mengumumkan rencana untuk membangun 'Moonbase Alpha' yang akan dilengkapi dengan perangkat peluncur satelit di Bulan. Infrastruktur ini rencananya akan mendukung jaringan komputasi AI ambisius dengan rencana penempatan satelit hingga satu juta unit.

Musk menggambarkan tujuan ini sebagai pergeseran fokus dari rencana awalnya untuk mengeksplorasi Mars, yang selama ini menjadi visi utama SpaceX sejak berdiri pada tahun 2002. Dalam sebuah wawancara, ia bahkan menyebutkan bahwa Bulan merupakan 'gangguan' sebelum akhirnya dialihkan untuk fokus ke pangkalan tersebut.

Baru-baru ini, SpaceX juga melakukan peluncuran misi baru untuk NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, menunjukkan meskipun penekanan pada Bulan meningkat, misi ke tujuan lain tetap berlangsung.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Blue Origin dan Ambisi Jeff Bezos

Berbeda dengan Musk, Jeff Bezos melalui Blue Origin telah meningkatkan fokusnya terhadap program luar angkasa dengan menghentikan bisnis wisata luar angkasa suborbital. Seluruh sumber daya kini dialokasikan untuk program pendarat Bulan, yaitu Blue Moon, yang direncanakan untuk mengirim misi tanpa awak ke permukaan Bulan.

Misi ini merupakan langkah awal untuk persiapan pendaratan astronot dalam program Artemis yang dicanangkan oleh NASA. Blue Origin telah mengirimkan pendaratnya ke Johnson Space Center NASA untuk tes termal dan vakum sebagai tahap penting sebelum peluncuran.

Bezos mengekspresikan pendekatan bertahap yang diangkat dari fabel kuno tentang kura-kura, dengan motto 'Gradatim Ferociter'. Melalui strategi ini, Blue Origin berupaya membangun keunggulan dalam persaingan yang semakin ketat.

Dampak Persaingan pada Industri Antariksa

Persaingan antara Musk dan Bezos dalam sektor luar angkasa ini memberikan dampak yang signifikan terhadap industri di sekitarnya. Hal ini juga mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk ikut serta dalam proyek-proyek terkait eksplorasi Bulan.

NASA telah menyediakan dana miliaran dolar untuk membangun pendarat yang diperlukan dalam misi ke Bulan dan Mars. Andrew Chanin, CEO ProcureAM, menjelaskan pentingnya posisi strategis Bulan dan bagaimana hal ini akan mempengaruhi sistem luar angkasa di masa mendatang.

Perubahan pola pikir di kalangan investor terkait proyek luar angkasa juga semakin terlihat, di mana Justin Cyrus, CEO Lunar Outpost, mencatat bahwa dalam dua tahun terakhir, inovasi dan persaingan semakin meningkat berkat peningkatan belanja pemerintah AS untuk proyek luar angkasa.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pertarungan di Angkasa: Elon Musk dan Jeff Bezos Berkompetisi Membangun Pangkalan di Bulan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!