WHO Tegaskan Keamanan Parasetamol bagi Ibu Hamil Tengah Kontroversi Klaim Trump
Penggunaan parasetamol selama kehamilan dianggap aman oleh badan kesehatan Eropa dan Inggris, menanggapi pernyataan Presiden AS, Donald Trump.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Klaim Trump yang mengaitkan parasetamol dengan autisme dinyatakan tidak berdasar oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Badan Obat Eropa (EMA) dan regulator kesehatan Inggris menegaskan tidak ada temuan baru yang mempengaruhi rekomendasi penggunaan parasetamol. EMA menyatakan, 'Bukti yang ada tidak menemukan hubungan antara penggunaan parasetamol selama kehamilan dengan autisme.'
Pihak regulator juga menekankan bahwa parasetamol bisa digunakan saat diperlukan, tetapi harus dengan dosis serendah mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan ibu hamil tetap menjadi prioritas utama dalam penggunaan obat.
Berdasarkan penjelasan tersebut, klaim Trump yang menyatakan bahwa parasetamol dapat memicu autisme dianggap tidak memiliki dukungan dari bukti ilmiah yang memadai. Ini menguatkan kembali posisi EMA dan otoritas kesehatan Inggris mengenai penggunaan obat tersebut.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Di momen konferensi pers di Jenewa, juru bicara WHO, Tarik Jašarević, menyatakan bahwa bukti yang ada mengenai hubungan antara parasetamol dan autisme masih tidak konsisten. 'Kurangnya replikasi ini membuat kita harus berhati-hati dalam menarik kesimpulan kausal,' ujar Jašarević.
WHO juga menegaskan bahwa meskipun ada beberapa studi yang menunjukkan kemungkinan hubungan, penelitian lanjutan belum dapat mengonfirmasi temuan tersebut. Ini menunjukkan perlunya penelitian lebih mendalam untuk memahami efek parasetamol pada ibu hamil.
Tak hanya itu, WHO juga mengingatkan masyarakat bahwa vaksin tidak menyebabkan autisme dan memiliki peran penting dalam menyelamatkan jutaan jiwa di dunia.
Pernyataan Donald Trump mengenai vaksin dan parasetamol dinilai sebagai 'nasihat medis' yang tidak tepat. Hal ini mendesak perlunya pendidikan dan pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan di kalangan masyarakat.
Panduan medis resmi menunjukkan bahwa acetaminophen, bahan aktif dalam Tylenol, aman untuk digunakan selama kehamilan dan penting bagi kesehatan ibu. Oleh karena itu, akses informasi yang benar dari sumber terpercaya menjadi sangat crucial.
Klaim tanpa dasar seperti yang diumbar oleh Trump dapat memicu kebingungan di kalangan ibu hamil. Very important untuk memastikan bahwa informasi yang mereka terima akurat dan berbasis fakta demi kesehatan dan keselamatan mereka.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: