BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 11:50 WIB

Keir Starmer Tegaskan Komitmen di Tengah Kontroversi Mundurnya Pejabat Utama

Keir Starmer Tegaskan Komitmen di Tengah Kontroversi Mundurnya Pejabat UtamaKeir Starmer Tegaskan Komitmen di Tengah Kontroversi Mundurnya Pejabat Utama

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak akan mundur dari jabatannya setelah pengunduran diri kepala staf dan juru bicaranya di tengah krisis pemerintahan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Dalam pernyataannya di parlemen, Starmer menekankan perjuangannya untuk memperbaiki negara dan menolak menyerah pada tekanan kritik yang mengalir.

Krisis Kepercayaan dan Mundurnya Pejabat Kunci

Keir Starmer menghadapi kritik tajam setelah terungkapnya hubungan mantan menteri, Peter Mandelson, dengan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Kontroversi ini menyebabkan pengunduran diri kepala staf Morgan McSweeney dan direktur komunikasi Tim Allan.

Mandelson, yang merupakan anggota Partai Buruh, mengundurkan diri dari House of Lords dan partainya setelah skandal ini mencemari reputasi Partai Buruh yang kini berkuasa.

Dalam pernyataannya, McSweeney mengakui bahwa penunjukan Mandelson sebagai duta besar Inggris untuk Amerika Serikat adalah 'salah'. Sementara itu, Allan menegaskan bahwa keputusannya untuk mundur ditujukan agar pemerintah dapat menyusun tim baru yang lebih solid.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Pernyataan Tegas Starmer di Parlemen

Dalam sesi parlemen, Starmer menekankan komitmennya untuk tetap di posisinya dan berjuang demi merubah negara. Ia menyatakan bahwa ia tidak akan menyerah meski banyak kritik yang mengarah padanya.

'Saya selalu menghadapi para pengkritik di setiap langkah, bahkan sampai hari ini. Para pengkritik yang sama sekali tidak menginginkan pemerintahan Partai Buruh,' ungkapnya, seperti dikutip dari The Guardian.

Ia juga menambahkan, 'Saya tidak siap untuk meninggalkan mandat dan tanggung jawab saya kepada negara, atau untuk menjerumuskan kita ke dalam kekacauan, seperti yang telah dilakukan orang lain.'

Dukungan dan Harapan di Tengah Kontroversi

Di tengah kekacauan yang melanda pemerintahannya, Anas Sarwar, pemimpin Partai Buruh Skotlandia, mendesak Starmer untuk mundur. Sarwar berargumen bahwa kebijakan Starmer telah merusak dukungan publik terhadap Partai Buruh di Skotlandia.

Namun, setelah pidato Starmer di parlemen, pesan dukungan mulai muncul dari berbagai tokoh dan pejabat. Jajak pendapat menunjukkan perubahan positif di antara anggota parlemen, yang semakin optimis dengan visi untuk melanjutkan pemerintahan.

Berbagai tokoh partai pun mulai kembali mengekspresikan dukungan mereka untuk pemerintahan Starmer, sebagaimana dilaporkan oleh media kerajaan.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keir Starmer Tegaskan Komitmen di Tengah Kontroversi Mundurnya Pejabat Utama

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!