BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 02:50 WIB

Mewaspadai Penipuan Meningkat Berkedok Layanan Keuangan

Mewaspadai Penipuan Meningkat Berkedok Layanan KeuanganMewaspadai Penipuan Meningkat Berkedok Layanan Keuangan

Penipuan yang dilakukan melalui telepon dan pesan kini semakin marak, terutama yang mengatasnamakan layanan perbankan dan dompet digital. Tak sedikit masyarakat yang menjadi korban dengan rayuan menipu dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Pelaku penipuan sering berpura-pura sebagai petugas bank yang meminta informasi pribadi. Modus yang semakin canggih ini secara langsung mengancam keamanan finansial individu.

Beragam Modus Penipuan

Salah satu modus yang paling umum adalah penipuan melalui telepon. Penipu biasanya mengklaim diri mereka sebagai petugas bank dan meminta informasi sensitif seperti nomor PIN dan data pribadi lainnya.

Banyak orang terjebak dalam skenario ini karena mereka merasa tertekan dan percaya bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan petugas resmi. Bagi sebagian dari mereka, kurangnya pemahaman tentang proses verifikasi membuat mereka lebih rentan terhadap penipuan.

Di samping itu, penipuan yang memanfaatkan aplikasi pesan juga meningkat. Pelaku sering mengirimkan pesan yang tampak resmi, dengan menyertakan logo bank, untuk menambah kepercayaan korban.

Dalam jenis penipuan ini, mereka biasanya mencantumkan tautan yang mengarahkan kepada situs palsu, bertujuan untuk mencuri informasi akun dari korban.

Palsu Promosi dan Penghargaan

Modus lain adalah dengan menawarkan promosi yang tampak sangat menggiurkan. Penipu sering kali mengirimkan pesan yang menyatakan bahwa korban telah memenangkan hadiah besar.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Untuk mengklaim hadiah tersebut, korban akan diminta membayar sejumlah uang atau memberikan informasi rekening mereka. Ini adalah skenario yang sangat memikat, tetapi juga jelas merupakan jebakan.

Hal yang sangat perlu diingat adalah bahwa bank tidak pernah meminta pembayaran untuk mengklaim hadiah. Dengan menyadari fakta ini, masyarakat dapat mengurangi kemungkinan tercebur kedalam perangkap.

Kampanye penipuan semacam ini juga aktif di media sosial, dan sering menargetkan individu yang kurang waspada.

Langkah Pencegahan yang Efektif

Untuk melindungi diri dari penipuan, selalu penting untuk memverifikasi nomor telepon atau alamat email yang menghubungi Anda. Jika ada hal yang terasa mencurigakan, sebaiknya langsung hubungi layanan pelanggan bank.

Jangan sekali-kali memberikan informasi pribadi seperti PIN, kata sandi, atau rincian rekening kepada siapapun yang menghubungi Anda. Tidak ada bank resmi yang akan meminta informasi sensitif lewat telepon atau pesan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mewaspadai Penipuan Meningkat Berkedok Layanan Keuangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!