BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 21:49 WIB

Dampak Harga Rumah dan Pendidikan terhadap Akses Kekayaan di Masyarakat

Dampak Harga Rumah dan Pendidikan terhadap Akses Kekayaan di MasyarakatDampak Harga Rumah dan Pendidikan terhadap Akses Kekayaan di Masyarakat

Sebuah studi baru menyoroti betapa mahalnya harga rumah di daerah dengan fasilitas publik berkualitas sebagai penghalang utama keluarga dalam membangun kekayaan jangka panjang.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Analisis yang dilakukan oleh Goldman Sachs menggarisbawahi bagaimana kualitas pendidikan berhubungan erat dengan kepemilikan rumah di berbagai wilayah.

Hubungan antara Harga Rumah dan Kualitas Pendidikan

Studi yang dilakukan Goldman Sachs membandingkan tingkat kepemilikan rumah dengan kualitas pendidikan di area tertentu, menggunakan nilai rata-rata tes sebagai indikator kualitas pendidikan.

Hasil analisis menunjukkan, daerah dengan sekolah berkualitas tinggi cenderung dihargai lebih tinggi. "Bagi banyak rumah tangga, mahalnya rumah milik sendiri bukan sekadar masalah biaya hidup," ungkap para analis.

Dampak dari temuan ini sangat signifikan terhadap mobilitas sosial, terutama bagi rumah tangga berpendapatan rendah yang kesulitan mengakses pendidikan dan peluang kerja.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Ketimpangan Kekayaan antara Pemilik dan Penyewa

Studi terdahulu menunjukkan kesenjangan besar antara kekayaan pemilik rumah dan penyewa. Pemilik rumah bisa mengakumulasi kekayaan hingga 40 kali lipat dibandingkan penyewa, yang mencerminkan kesehatan finansial yang berbeda.

Data tahun 2023 menunjukkan sekitar 39% penyewa mendapatkan arus kas positif, tetapi lebih dari separuh penghasilan mereka harus digunakan untuk biaya sewa dan utilitas.

Situasi ini menciptakan siklus sulit bagi penyewa, yang sering kali tidak memiliki kesempatan untuk membeli rumah dan meningkatkan status keuangan mereka.

Aspek Rasial dan Regulasi dalam Kepemilikan Rumah

Ketimpangan dalam kepemilikan rumah juga melibatkan isu rasial yang signifikan. Di AS, hanya 46% warga kulit hitam yang memiliki rumah, berbanding 75% warga kulit putih.

Di samping itu, tingkat penolakan pengajuan kredit pemilik rumah oleh peminjam kulit hitam lebih tinggi daripada peminjam kulit putih, menandakan adanya diskriminasi di sektor perumahan.

Goldman Sachs menyimpulkan bahwa regulasi lokal yang ketat menghambat pasokan rumah di daerah berpenghuni. "Dalam jangka pendek, pemberian subsidi untuk pembangunan rumah terjangkau dapat menjadi solusi yang realistis," tulis mereka.

Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Harga Rumah dan Pendidikan terhadap Akses Kekayaan di Masyarakat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!