BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 14:43 WIB

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Tindakan Antisipatif Terhadap Cuaca Ekstrem

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Tindakan Antisipatif Terhadap Cuaca EkstremPemprov DKI Jakarta Siapkan Tindakan Antisipatif Terhadap Cuaca Ekstrem

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengisyaratkan kemungkinan perpanjangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Hal ini menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem hingga 1 Februari mendatang.

Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Pramono menekankan pentingnya pemantauan ketat atas kondisi cuaca sebelum membuat keputusan terkait perpanjangan OMC, yang sebelumnya telah dialokasikan anggarannya.

Prediksi Cuaca dari BMKG

BMKG, melalui analisis terkini, memprediksi bahwa cuaca ekstrem di DKI Jakarta akan terus berlanjut hingga awal Februari. Curah hujan yang tinggi menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat dan infrastruktur di wilayah ini.

Pramono Anung menambahkan, "Hasil BMKG memang ada kemungkinan sampai tanggal 1 Februari cuacanya masih perlu dilakukan OMC." Pengalokasian anggaran untuk OMC juga menjadi pertimbangan jika situasi memerlukan perpanjangan operasi.

Kondisi cuaca yang tidak menentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Upaya untuk menanggulangi efek cuaca ekstrem sangat diperlukan agar proses mitigasi berjalan efektif.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Tujuan Operasi Modifikasi Cuaca

OMC dilakukan sebagai langkah segera untuk mengurangi dampak negatif yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi, khususnya risiko banjir. Pramono menegaskan, "Yang paling penting jangan sampai curah hujan tinggi ini kembali menimbulkan banjir yang besar."

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi pengendalian banjir yang menjadi prioritas di daerah metropolitan seperti Jakarta. Banjir yang terjadi sebelumnya menciptakan kerugian besar bagi masyarakat dan infrastruktur, yang harus dihindari.

Oleh karena itu, OMC diharapkan dapat menjadi solusi sementara hingga kondisi cuaca stabil kembali.

Kolaborasi dengan Wilayah Sekitar

Pemprov DKI Jakarta tidak beroperasi sendirian dalam menjalankan OMC, tapi juga berkoordinasi dengan daerah sekitar. Pramono menjelaskan, "Kami juga melakukan di wilayah perbatasan, karena curah hujan tinggi juga berpotensi terjadi di Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, dan Bekasi."

Kerjasama dengan wilayah-wilayah penyangga sangat penting untuk mengurangi risiko banjir kiriman. Kebijakan ini memastikan bahwa upaya yang dilakukan di Jakarta tidak sia-sia serta lebih efektif.

Pengendalian banjir di Jakarta memerlukan sinergi lintas daerah agar dapat mengamankan keselamatan masyarakat secara menyeluruh.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Tindakan Antisipatif Terhadap Cuaca Ekstrem

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!