Kisah Awal Tante Denada dalam Mengasuh Ressa Sejak Bayi
Tante dari penyanyi Denada, Ibu Ratih, mengungkapkan pengalaman mengasuh Ressa yang baru berusia 10 hari saat ia mengambil tanggung jawab tersebut. Dalam wawancara, Ratih menjelaskan bagaimana hubungan awalnya dengan bayi laki-laki itu terbentuk.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Proses pengasuhan ini bermula ketika Denada melahirkan, dan Ratih mengetahui bahwa ada kebutuhan mendesak untuk merawat Ressa. Melalui berbagai pertimbangan, Ratih akhirnya memutuskan untuk menjadi pengasuh bagi bayi yang membutuhkan.
Awalnya, Ratih terkejut mendengar berita bahwa Denada telah melahirkan. "Ma, 'Mbak ngelahirin loh.' Lahirin gimana? Mati? Saya pikir keguguran tuh," tuturnya.
Setelah mendengar bahwa mendiang Emilia Contessa mencari seseorang untuk mengasuh Ressa, Ratih tahu ada peluang untuk membantu. "Sudah ditawarkan ke beberapa orang, satu katanya 'enggak, aku udah punya anak laki.' Yang satu bilang 'enggak, aku nanti bukan anak tunggal kalau ngambil lagi,'" jelasnya.
Merasa terpanggil, Ratih mengambil langkah berani. "Terus saya 'udah biar saya,'" katanya, dan berangkat dari Jakarta menuju Surabaya dan Banyuwangi dengan Ressa.
Dalam perjalanannya, Ratih tidak hanya mengasuh, tetapi juga menjalin ikatan emosional dengan Ressa yang semakin kental.
Seiring berjalannya waktu, Ratih mengaku sudah menyayangi Ressa seperti anak kandungnya. "Saya memang sudah menyayangi Ressa seperti anak sendiri," ujarnya.
Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China
Namun, ketika Ressa menyadari bahwa ia bukan anak kandung Ratih, perasaan tersebut menjadi lebih rumit. Ratih menjelaskan momen ketika Ressa menanyakan tentang siapa ibunya, "Kamu nanya (soal ibu Denada), mama (jawab) 'siapa bilang? Kamu lahir dari perut mama.'"
Momen tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan Ressa, yang kemudian meminta klarifikasi dari kakaknya, mendesak dengan emosi, "'Aku udah besar, ayo jujur sama saya.'"
Kompleksitas hubungan ini membuat Ressa terus mencari tahu tentang asal-usulnya, sementara Ratih berusaha memberikan dukungan sebanyak mungkin.
Ratih merasa cemas melihat bagaimana Denada memperlakukan Ressa. Ketika komunikasi antara mereka terputus, Ratih merasa semakin putus asa.
"Kemarin saya cuma ngomong 'Mbak, kan karena saya sudah tua, titip Ressa ya.' Baru ketahuan kalau keblokir," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: