BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 25 JANUARI 2026 • 12:27 WIB

Gubernur Jabar Rencanakan Relokasi Warga yang Terdampak Longsor di Cisarua

Gubernur Jabar Rencanakan Relokasi Warga yang Terdampak Longsor di CisaruaGubernur Jabar Rencanakan Relokasi Warga yang Terdampak Longsor di Cisarua

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan rencana untuk merelokasi warga yang terkena dampak longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini diambil setelah peninjauan langsung lokasi kejadian pada tanggal 24 Januari 2026.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Kejadian longsor yang merusak Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, ini tidak hanya menghancurkan rumah, tetapi juga mengakibatkan hilangnya nyawa. Gubernur menekankan bahwa kawasan tersebut memiliki risiko tinggi terjadinya longsor di masa depan.

Analisis Risiko di Lokasi Longsor

Lokasi longsor diketahui sebagai area pertanian yang berada di perbukitan. Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan kondisi tersebut berisiko tinggi, terutama saat musim hujan, sehingga relokasi warga menjadi keharusan.

Beliau menjelaskan, "Daerah di sini dihutankan dan warganya direlokasi karena potensi longsor tinggi," menegaskan pentingnya tindakan ini demi keselamatan masyarakat.

Dedi Mulyadi juga menambahkan bahwa pemulihan wilayah tersebut menjadi area hutan bisa mengurangi risiko longsor di masa mendatang, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam masalah ini.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Bantuan untuk Warga Terdampak

Untuk membantu warga yang selamat, pemerintah meminta mereka untuk mengontrak rumah selama dua bulan. Bantuan sebesar Rp10 juta per kepala keluarga disediakan untuk biaya sewa dan kebutuhan sehari-hari.

Gubernur menegaskan bahwa bantuan ini bertujuan meredakan beban finansial para keluarga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Selain itu, keluarga korban yang kehilangan nyawa akibat longsor akan menerima santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.

Pemberian bantuan ini merupakan bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung masyarakat terdampak bencana.

Upaya Pencarian dan Penanganan Bencana

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berfokus pada upaya pencarian korban yang masih mungkin tertimbun oleh material longsor. Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian di lokasi.

Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan, "Seluruh unsur dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi di tengah medan yang sulit." Hal ini menunjukkan kesungguhan pemerintah dalam menghadapi situasi darurat.

Sembari mencari korban, pemerintah daerah juga tengah melakukan pemulihan dan penataan lingkungan di sekitar lokasi longsor untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gubernur Jabar Rencanakan Relokasi Warga yang Terdampak Longsor di Cisarua

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!