BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 23 JANUARI 2026 • 19:40 WIB

Apakah Blue Matcha Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes?

Apakah Blue Matcha Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes?Apakah Blue Matcha Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes?

Tren blue matcha sedang naik daun dan menarik perhatian banyak orang, terutama mereka yang peduli akan kesehatan sambil ingin menikmati minuman estetik. Namun, muncul pertanyaan penting, apakah blue matcha benar-benar lebih baik untuk penderita diabetes dibandingkan matcha hijau yang sudah lebih dikenal?

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Keduanya memiliki khasiat dan tampilan yang menarik, tetapi penting untuk memahami perbedaan mendasar antara blue matcha dan matcha hijau sebelum mengambil keputusan konsumsi. Dari kandungan hingga dampaknya terhadap kadar gula darah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjebak dalam ilusi 'sehat'.

Perbedaan Antara Blue Matcha dan Matcha Hijau

Kedua jenis matcha, baik hijau maupun biru, tersedia dalam bentuk bubuk dan dapat disajikan sebagai minuman panas atau dingin. Namun, perbedaan mendasar terletak pada bahan dasarnya: matcha hijau berasal dari daun teh hijau yang digiling halus, sedangkan blue matcha dibuat dari bunga telang kering.

Matcha hijau dikenal mengandung kafein dan berbagai nutrisi seperti katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang dapat mendukung metabolisme dan sensitivitas insulin. Menurut sebuah meta-analisis dalam The American Journal of Clinical Nutrition, katekin dalam matcha hijau dapat berkontribusi dalam pengontrolan kadar glukosa darah, meskipun dampaknya tergolong moderat.

Di sisi lain, blue matcha tidak memiliki kafein atau senyawa aktif yang sama seperti matcha hijau. Meskipun bunga telang mengandung antioksidan, bukti tentang efektivitasnya dalam mengatur kadar gula darah masih sangat terbatas.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Efek Konsumsi Terhadap Kadar Gula Darah

Secara umum, kedua jenis matcha ini rendah kalori dan tidak mengandung gula alami dalam jumlah signifikan. Namun, saat konsumsi sehari-hari, keduanya sering kali ditambahkan dengan gula, sirup, atau bahan lainnya yang dapat memicu lonjakan kadar gula darah.

Penelitian menunjukkan bahwa gula tambahan dalam bentuk cair, seperti yang biasa ditemukan di minuman siap saji, lebih cepat diserap oleh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah, sehingga matcha hijau dan blue matcha yang dihidangkan sebagai latte berpotensi lebih tinggi kandungan gulanya dibandingkan minuman manis yang biasanya dihindari oleh penderita diabetes.

Meskipun blue matcha dianggap lebih aman karena tidak mengandung kafein, kenyataan bahwa sering disajikan dengan pemanis tetap harus diwaspadai. Asupan gula berlebih dapat menjadi masalah, sehingga konsumen perlu lebih berhati-hati terhadap pengaruhnya.

Persepsi Tentang Label 'Sehat'

Sering kali, label 'minuman sehat' dapat menciptakan persepsi positif di kalangan konsumen, yang membawa kepada pola konsumsi yang kurang hati-hati. Warna hijau dari matcha dan biru dari blue matcha dapat menyebabkan kesan bahwa kedua minuman ini cocok untuk penderita diabetes, tanpa evaluasi lebih lanjut tentang kandungan gula.

Research mengenai 'health halo effect' menunjukkan bagaimana label kesehatan dapat mendorong individu untuk mengkonsumsi lebih banyak dari yang seharusnya, terlepas dari kandungan gula. Dalam hal ini, rasa aman yang salah dapat menyebabkan asupan gula secara kumulatif yang tidak disangka-sangka.

Bagi individu yang berisiko diabetes, hal yang paling penting adalah memperhatikan kandungan gula dalam minuman tersebut, bukan hanya sekadar warna atau label yang tercetak. Baik blue matcha maupun matcha hijau dianggap aman jika dihidangkan tanpa tambahan gula.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Apakah Blue Matcha Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!