BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 23 JANUARI 2026 • 19:31 WIB

Peluncuran Program Kecerdasan Buatan di Universitas Indonesia: Menghadapi Era Digital

Peluncuran Program Kecerdasan Buatan di Universitas Indonesia: Menghadapi Era DigitalPeluncuran Program Kecerdasan Buatan di Universitas Indonesia: Menghadapi Era Digital

Universitas Indonesia (UI) baru saja meluncurkan program studi Kecerdasan Buatan (AI) di Fakultas Ilmu Komputer. Langkah ini bertujuan untuk mengatasi tantangan perkembangan teknologi dan memenuhi kebutuhan akan tenaga profesional di bidang AI.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Dengan hadirnya prodi ini, UI berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta menghadirkan solusi AI yang sesuai untuk industri dan masyarakat. Pengajaran di program ini akan melibatkan dosen berpengalaman yang ahli di bidang AI.

Detail Program Studi Kecerdasan Buatan

Program studi Kecerdasan Buatan di UI menawarkan berbagai mata kuliah yang dirancang untuk memberikan fondasi teknis yang solid. Beberapa mata kuliah utama meliputi AI Ethics, Data Science and Machine Learning, serta Natural Language Processing.

Sebanyak 16 dosen, sebagian besar bergelar doktor, akan mengajar di prodi ini, termasuk Prof. Wisnu Jatmiko yang merupakan Guru Besar AI pertama di Indonesia. Dengan keahlian ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep-konsep AI secara mendalam.

Kurikulum yang dirancang terdiri dari dua aspek utama, yaitu pemodelan AI dan rekayasa sistem berbasis AI, untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang berkualitas di masa mendatang.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Proses Pendirian Prodi AI

Pendirian prodi ini dimulai sejak awal pandemi COVID-19, ketika Fasilkom UI meningkatkan kapasitas infrastruktur AI. Berdasarkan kajian feasibility, prodi ini diharapkan dapat berkontribusi bagi pengembangan AI di Indonesia.

Rancangan kurikulum yang lebih konkret mulai disusun pada pertengahan tahun 2024 dan diajukan untuk persetujuan Senat Akademik UI pada September 2025. Proses ini melibatkan berbagai kajian perbandingan dengan program di dalam dan luar negeri.

Salah satu fokus dari kurikulum adalah memberikan pemahaman mendalam tentang aplikasi solusi AI di industri, tidak hanya terbatas pada teknologi generatif.

Pengajaran dan Dosen Pengajar

Dari total 40 dosen tetap di Fasilkom UI, 16 dosen terpilih untuk mengajar di prodi AI, yang memiliki keahlian khusus di bidang terkait. Mereka diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi mahasiswa.

Dosen-dosen ini memiliki latar belakang akademis yang kuat dan berpengalaman dalam bidang teknis yang relevan dengan pengembangan AI. Mereka akan mentransfer pengetahuan yang mendalam dan terkini kepada mahasiswa.

Prodi ini bertujuan untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan konsep AI dalam menyelesaikan masalah nyata di masyarakat dan industri.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peluncuran Program Kecerdasan Buatan di Universitas Indonesia: Menghadapi Era Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!