Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Memasuki Tahap Baru
Tim SAR berhasil menemukan dua jenazah dan sembilan paket bagian tubuh yang diduga merupakan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 pada Kamis, 22 Januari 2026.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memastikan bahwa usaha pencarian korban yang belum ditemukan masih terus berlanjut.
Pada Kamis, 22 Januari 2026, Tim SAR gabungan mengumumkan bahwa mereka telah menemukan total enam paket bagian tubuh yang diduga merupakan bagian dari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyatakan bahwa total paket korban yang ditemukan kini mencapai sembilan, dengan dua diantaranya adalah jenazah. Ini memberikan harapan bagi proses identifikasi setiap korban.
Syafii juga menambahkan, 'Saya ingin sampaikan bahwa, sampai dengan hari ini, telah ditemukan dua korban dalam bentuk jenazah,' ungkapnya, menekankan pentingnya penemuan ini.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Bagian tubuh yang ditemukan akan dievakuasi dan menjalani proses identifikasi yang ditangani oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.
Mohammad Syafii menegaskan, 'Soal jumlah body part itu nanti benar-benar sembilan korban atau bagaimana nanti dari teman-teman DVI yang sampaikan.' Proses ini penting untuk memastikan identitas setiap korban yang telah ditemukan.
Tim DVI bertugas untuk melakukan verifikasi dan memastikan bahwa pengumuman jumlah korban dilakukan dengan akurat, sehingga tidak ada kesalahan dalam identifikasi.
Kepala Basarnas menggarisbawahi bahwa operasi pencarian masih aktif dan menjadi prioritas utama untuk menemukan korban-korban yang belum teridentifikasi.
'Realita di lapangan menunjukkan bahwa masih ada korban yang belum ditemukan, tentunya itu yang jadi prioritas,' ungkapnya memberikan gambaran tentang situasi saat ini.
Tim SAR gabungan berkomitmen untuk melanjutkan pencarian, baik terhadap jenazah yang hilang maupun bagian tubuh yang mungkin masih berada di lokasi kecelakaan.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: