Jakarta Siaga Hujan Panjang, Modifikasi Cuaca Dilakukan Dua Kali Hari Ini
Jakarta diperkirakan akan mengalami hujan selama delapan jam, yang mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk melakukan modifikasi cuaca dua kali hari ini.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan genangan dan banjir.
Operasi modifikasi cuaca (OMC) dimulai pada pagi hari, bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pemerintah Pusat.
Pramono Anung mengungkapkan, "Maka tadi pagi kami menerbangkan untuk OMC untuk modifikasi kembali jadi untuk Jakarta bekerjasama dengan Pemerintah Pusat BMKG karena memang hari ini seharusnya kalau tidak ada modifikasi cuaca pasti tadi masih hujan."
Hujan diperkirakan akan mulai turun dan berlangsung lama, sehingga modifikasi cuaca menjadi sangat penting.
Anung menambahkan, "Dalam hari ini kita akan menerbangkan dua kali jadi Jakarta juga mudah-mudahan curah hujannya tidak seperti yang diprediksi oleh BMKG karena panjang diperkirakan 8 jam hujannya, mudah-mudahan ya hujan, tapi tetap bisa dimonitor."
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Tanpa modifikasi cuaca, Jakarta berisiko mengalami hujan yang sangat lebat.
Pramono menegaskan, "Oleh karena itu, OMC dilakukan untuk menurunkan intensitas hujan agar tetap bisa dikendalikan."
Langkah ini tidak hanya berfokus pada Jakarta, tetapi juga menjangkau daerah penyangga lainnya.
Pramono menjelaskan lebih lanjut, "Kami minta BMKG juga tidak hanya fokus Jakarta, tapi wilayah sekitar seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Jakarta fokus di dalam wilayah, BMKG di luar Jakarta."
Koordinasi antara BPBD dan BMKG menjadi sangat penting dalam upaya pencegahan bencana akibat cuaca ekstrem.
Dengan pengawasan yang baik, potensi genangan dan banjir dapat diminimalisir secara efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: