Kunjungan Prabowo ke Inggris Hasilkan Investasi dan Kerja Sama Strategis
Presiden Prabowo Subianto baru saja menyelesaikan kunjungan kerja di Inggris, membawa berbagai kesepakatan strategis yang menjanjikan. Di antara kesepakatan tersebut, investasi sebesar 90 triliun rupiah menjadi sorotan utama yang mencakup proyek maritim dan pendidikan.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan mendetail mengenai pertemuan bilateral yang berlangsung, termasuk dialog dengan Raja Charles III dan Perdana Menteri Keir Starmer. Investasi ini diharapkan memperkuat kerja sama Indonesia-Inggris di masa depan.
Pada Kamis (22/1/2026), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa kesepakatan investasi dari Inggris mencapai 4 miliar pound sterling, setara dengan Rp 90 triliun. Kesepakatan ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat kerja sama di bidang maritim.
Salah satu proyek unggulan adalah pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan dirakit di tanah air. Teddy menjelaskan, 'Kapalnya nanti menurut Menteri Kelautan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang,' yang menunjukkan potensi peningkatan lapangan pekerjaan di sektor ini.
Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri serta memperkuat sektor perikanan Indonesia melalui penerapan teknologi dan peningkatan sumber daya manusia.
Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama di sektor pendidikan tinggi. Kunjungan ini melibatkan interaksi dengan 24 profesor dari universitas terkemuka di Inggris, termasuk King's College London dan University of Oxford.
Teddy Indra Wijaya menjelaskan, 'Intinya satu, yang pertama ada kerja sama pendidikan. Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran dan STEM.'
Kerja sama ini mencakup peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia di Inggris, pendirian kampus asing di Indonesia, serta pertukaran dosen untuk mengangkat peringkat universitas di Tanah Air.
Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa setiap kunjungan luar negeri Presiden Prabowo bertujuan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi Indonesia. 'Intinya ini Bapak Presiden kalau ke luar negeri, itu beliau ingin ada yang didapatkan,' ungkap Teddy.
Kesepakatan ini diharapkan berdampak positif tidak hanya pada sektor ekonomi, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan di Indonesia.
Kunjungan kerja ini dipandang sukses dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris, sambil merespon tantangan global saat ini.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: