Drama Mogok Pemain Senanjal di Piala Afrika 2025 Berujung Gelar Juara
Kemenangan Senegal di Piala Afrika 2025 disertai dengan insiden mogok yang mengejutkan. Para pemainnya melakukan protes setelah gol yang mereka cetak dibatalkan wasit.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Pertandingan final melawan Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah ini diwarnai ketegangan yang membuat banyak orang tercengang. Keputusan wasit yang dinilai kontroversial memicu aksi mogok yang nyaris menggagalkan upaya mereka.
Dalam laga final yang sangat ditunggu-tunggu itu, Senegal berhadapan dengan Maroko dengan skor imbang 0-0 menjelang akhir waktu normal. Senegal hampir merayakan gol keberhasilan saat wasit Jean Jacquea Ndala membatalkan gol tersebut dengan alasan pelanggaran terhadap Achraf Hakimi.
Para pemain Senegal segera melancarkan protes keras terhadap keputusan itu dan meminta wasit untuk melihat tayangan ulang melalui video assistant referee (VAR). Namun, wasit tetap pada keputusannya dan tidak memenuhi permintaan tim.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Tak lama setelah protes tersebut, Maroko mendapatkan kesempatan untuk mengeksekusi penalti setelah wasit menilai adanya pelanggaran oleh El Hadji Diouf. Meskipun tayangan ulang menunjukkan adanya pelanggaran, keputusan itu kembali memicu kemarahan di kubu Senegal.
Pelatih Pape Thiaw pun meminta para pemain untuk mogok dan menepi dari lapangan. Namun, beberapa pemain lain tetap berkeras ingin kembali bertanding, menciptakan situasi yang tegang serta dinamis di atas lapangan.
Menjadi pendorong, Sadio Mane, salah satu bintang tim Senegal, menginisiasi agar rekannya kembali ke lapangan. Dengan mempertimbangkan pentingnya pertandingan ini, setelah lebih dari 15 menit terhenti, sebelas pemain Senegal akhirnya melanjutkan laga.
Pada menit ke-94, Pape Gueye mencetak gol penentu yang membawa Senegal meraih gelar juara Piala Afrika 2025. Kemenangan ini sekaligus menandai gelar kedua bagi tim Senegal dalam sejarah mereka di ajang ini.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: