Dua Pria Terlibat Tindakan Asusila di Bus TransJakarta
Dua pria, HW dan FTR, baru saja terlibat dalam skandal asusila di bus TransJakarta rute 1A. Keduanya mengaku baru sekali melakukan tindakan tersebut di tempat umum.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, menyatakan bahwa penyelidikan mengenai hubungan antar tersangka akan terus dilakukan.
Insiden asusila ini terjadi pada tanggal 15 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB, saat HW dan FTR berbagi perjalanan pulang kerja menggunakan bus TransJakarta dari Halte Busway PIK.
Ketika berada di dalam bus, kedua pelaku berdiri di belakang seorang penumpang yang kemudian menjadi korban. Ketika itulah, dimulailah tindakan asusila, di mana FTR meraba alat kelamin HW, yang berujung pada masalah yang lebih besar.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Beberapa penumpang lain yang menyaksikan tindakan kedua pelaku meluapkan kemarahan. Salah satu penumpang berteriak, 'Kamu c*li, ya', yang seakan menyoroti situasi menyedihkan yang dihadapi korban.
Setelah mendengar teriakan itu, korban menyadari bahwa baju belakangnya terkena sperma dari tindakan tidak senonoh tersebut. Perhatian penumpang lain pun tertuju pada kejadian itu, yang kemudian melaporkan tindakan tersebut kepada petugas.
AKBP Onkoseno mengkonfirmasi bahwa kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terancam hukuman maksimal satu tahun penjara sesuai dengan Pasal 406 KUHP tentang perbuatan asusila di tempat umum.
Polisi juga berkomitmen untuk menyelidiki lebih lanjut tentang hubungan antara kedua pria tersebut guna memastikan apakah pernah ada tindakan serupa yang dilakukan sebelumnya.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: