Pencarian Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros
Pesawat ATR 42-500 yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat tersebut membawa 11 orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyatakan bahwa tim pencarian telah dikerahkan segera setelah menerima informasi tentang kejadian tersebut. Informasi mengenai kondisi seluruh penumpang dan kru belum dapat dipastikan.
Pesawat milik Indonesia Air Transport (IAT) ini hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026. Basarnas Makassar mendapatkan laporan dari AirNav Makassar mengenai kegagalan komunikasi tersebut.
Muhammad Arif Anwar menambahkam, "Kami langsung menggerakkan tim rescue menuju titik duga. Setelah kami plot, koordinat terakhir yang diberikan oleh ATC itu mengacu di daerah Bantimurung dan sekitarnya." Pencarian dilakukan di area yang ditentukan dengan mengutamakan keselamatan semua orang yang ada di dalam pesawat.
Saat ini, tim SAR gabungan terus berusaha mencari pesawat hilang tersebut. Berbagai pihak terlibat dalam operasi pencarian untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang yang ada.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Pesawat ATR 42-500 ini mengangkut delapan orang kru dan tiga penumpang. Data kru pesawat mencakup pilot dan beberapa anggota operasional penerbangan.
Di antara kru, terdapat Kapten Andy Dahananto dan Second Officer Yudha Mahardika. Untuk penumpang, mereka adalah Mr. Deden, Mr. Ferry, dan Mr. Yoga, seperti disampaikan oleh Kepala Seksi Operasi Basarnas, Andi Sultan, yang mengatakan, "Person on Board (POB) crew delapan orang, penumpang tiga orang."
Informasi mengenai peran masing-masing kru penting untuk memahami struktur dan tanggung jawab dalam penerbangan tersebut.
Pemerintah bersama pihak terkait menunjukkan komitmen mendukung pencarian pesawat yang hilang. Mereka berupaya memberikan informasi terbaru tentang perkembangan situasi yang tengah berlangsung.
Keterlibatan berbagai instansi dalam operasi pencarian menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani insiden ini. Proses pencarian diharapkan efektif meskipun ada tantangan seperti cuaca dan medan yang sulit.
Hingga kini, pencarian masih berlangsung tanpa henti. Tim SAR masih bekerja untuk menemukan keberadaan pesawat serta memeriksa kondisi penumpang dan kru sesuai dengan protokol yang berlaku.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: