BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 16 JANUARI 2026 • 21:21 WIB

Pengungkapan Jaringan Internasional Produksi Vape Narkoba di Jakarta Selatan

Pengungkapan Jaringan Internasional Produksi Vape Narkoba di Jakarta SelatanPengungkapan Jaringan Internasional Produksi Vape Narkoba di Jakarta Selatan

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap praktik ilegal produksi vape yang menggunakan liquid narkoba etomidate di Jakarta Selatan. Penangkapan dua warga negara asing berinisial MK dan TKG menjadi sorotan utama dalam operasi ini.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Operasi ini berawal dari pengawasan terhadap TKG yang membawa koper besar dari Bandara Soekarno-Hatta, diikuti oleh tim BNN dan Bea-Cukai untuk menyelidiki apartemen yang disewa oleh tersangka.

Detail Penangkapan dan Penyelidikan

Pada Kamis, 15 Januari 2026, tim BNN melakukan penggeledahan di apartemen tempat tinggal TKG. Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan 3.000 cartridge and berbagai peralatan produksi vape yang berisi etomidate.

Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Aldrin Hutabarat, menyatakan, 'Dari koper ini kita temukan, ini adalah sebuah cartridge untuk dimasukkan di vape electric.'

Selain cartridge, ada juga uang tunai Rp 6,39 juta dan perangkat lain yang menunjukkan keterlibatan dalam aktivitas ilegal ini. Penemuan ini mengindikasikan adanya jaringan internasional dalam pengiriman zat berbahaya tersebut.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Metode Produksi dan Jaringan Internasional

BNN mengungkap bahwa pelaku MK dan TKG bekerja di bawah perintah seorang bos yang belum diketahui identitasnya secara pasti, hanya diketahui berinisial A dan diduga berada di luar negeri. Brigjen Aldrin menyatakan, 'Kami dapatkan, mempelajari dari handphone-nya.'

Penyelidikan menunjukkan bahwa etomidate dicampurkan ke dalam vial untuk mengisi cartridge vape, dengan setiap cartridge dapat menampung 1,5 hingga 2 mililiter zat tersebut. Proses ini berpotensi memungkinkan penggunaan narkoba oleh banyak individu.

Brigjen Aldrin menambahkan, 'Dua pelaku ini adalah warga negara asing dan dia membawa ini atas perintah dari bosnya.' Hal ini menggambarkan betapa luasnya peredaran narkotika yang kini melibatkan jaringan internasional.

Dampak dan Ukuran Penanggulangan

Dari total 3.000 cartridge yang disita, diperkirakan dapat digunakan oleh hingga 15.000 orang, mencegah dampak buruk penggunaan narkotika di kalangan masyarakat. Brigjen Aldrin menegaskan, 'Operasi yang dilakukan oleh BNN semua Bea-Cukai menyelamatkan 15 ribu jiwa anak bangsa.'

Omzet dari penjualan vape ini dapat mencapai Rp 18 miliar, dengan harga jual per unit antara Rp 4 juta hingga Rp 6 juta. 'Kita bikinlah Rp 6 juta,' tambahnya.

Pelaku kini diancam dengan berbagai pasal dalam undang-undang narkotika, dengan kemungkinan hukuman maksimal yaitu sanksi pidana mati atau penjara hingga 20 tahun.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengungkapan Jaringan Internasional Produksi Vape Narkoba di Jakarta Selatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!