Hubungan Antara Cahaya dan Suasana Hati: Penjelasan Ilmiah
Cahaya memiliki pengaruh besar terhadap suasana hati kita, baik dalam aktivitas sehari-hari hingga kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa cahaya dapat meningkatkan atau menurunkan semangat seseorang.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Cahaya memainkan peran signifikan dalam memengaruhi mood manusia. Penelitian menunjukkan bahwa sedikit cahaya dapat memicu perasaan sedih atau malas, sedangkan pencahayaan yang cukup dapat meningkatkan semangat.
Sinar matahari, misalnya, diketahui dapat meningkatkan kadar serotonin, yang dikenal sebagai 'hormon bahagia'. Hal ini menjelaskan mengapa banyak individu merasa kurang bersemangat pada hari yang mendung.
Selain itu, dalam suasana yang lebih redup, produksi melatonin meningkat, yang membuat seseorang merasa lebih mengantuk. Fenomena ini menunjukkan bahwa ritme sirkadian kita sangat berkaitan dengan cahaya yang diterima.
Ada beragam jenis cahaya yang mempengaruhi mood, termasuk cahaya alami dan cahaya buatan. Cahaya alami, seperti sinar matahari, cenderung memberikan efek positif paling signifikan.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sebaliknya, cahaya buatan seperti lampu neon atau fluorescent dapat menciptakan suasana yang berbeda. Paparan berlebihan terhadap jenis lampu tersebut dalam waktu lama dapat menyebabkan kelelahan dan stres.
Warna cahaya juga mempengaruhi emosi; cahaya biru dapat meningkatkan fokus, sedangkan cahaya merah cenderung menciptakan suasana yang hangat dan akrab. Oleh karena itu, pemilihan warna lampu di ruang tinggal atau kerja penting untuk kesehatan mental kita.
Banyak studi menunjukkan bahwa kekurangan cahaya, terutama selama musim dingin, berkontribusi pada gangguan afektif musiman atau Seasonal Affective Disorder (SAD). Gejala umum dari kondisi ini mencakup perasaan sedih dan kelelahan yang berkepanjangan.
Untuk mereka yang mengalami masalah ini, terapi cahaya bisa menjadi solusi yang efektif. Metode ini banyak digunakan untuk mengatasi masalah mood akibat kekurangan cahaya.
Selain itu, alat lensa cahaya biru semakin dipilih untuk perangkat elektronik guna mengurangi ketegangan mata dan dampak negatif pada mood. Aktivitas sederhana, seperti berolahraga di luar ruangan saat cerah, juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan psikologis secara keseluruhan.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: