BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 13 JANUARI 2026 • 15:20 WIB

Sulsel Masuk 8 Provinsi dengan Kasus TBC Tertinggi di Indonesia

Sulsel Masuk 8 Provinsi dengan Kasus TBC Tertinggi di IndonesiaSulsel Masuk 8 Provinsi dengan Kasus TBC Tertinggi di Indonesia

Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih sebagai salah satu dari delapan provinsi dengan angka kasus Tuberkulosis (TBC) tertinggi di Indonesia, bersanding dengan wilayah seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, menggarisbawahi perlunya penanganan intensif untuk menekan jumlah penderita TBC di daerah ini.

Penanganan Kasus TBC di Sulawesi Selatan

Dalam catatan, Kota Makassar sebagai ibu kota Sulsel merupakan lokasi dengan kasus TBC yang tinggi, menjadikannya fokus utama dalam program penanggulangan TBC di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan menegaskan, 'Semua dilakukan pemeriksaan cuma 8 provinsi ini prioritas', mengindikasikan komitmen pemerintah untuk mengatasi penyakit ini di daerah dengan prevalensi tertinggi.

Sebagai langkah awal, pemerintah menyediakan alat rontgen portabel untuk memperbaiki keakuratan diagnosis serta pengobatan penderita TBC.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Inovasi dalam Pemeriksaan Kesehatan

Dinas Kesehatan Sulsel dan Kota Makassar bertekad untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dengan melakukan pemeriksaan keluarga bagi penderita, termasuk deteksi penyakit paru-paru, jantung, diabetes, dan hipertensi.

Benjamin mengungkapkan, 'Jika sehari bisa melayani 50 pasien, maka pada tahun 2026 diperkirakan ada 60.000 orang yang akan diperiksa di Makassar.'

Strategi active case finding diterapkan melalui inisiatif bernama TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh), yang mencakup kunjungan rumah untuk memeriksa kesehatan warga yang berisiko.

Program 'Hantu Mesra' untuk Deteksi Dini TBC

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memperkenalkan program 'Hantu Mesra' yang dirancang untuk mengurangi stigma serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan TBC.

Munafri menyatakan, 'Dengan metode mengetuk pintu rumah warga, ini menjadi jalan keluar yang sangat efektif untuk deteksi dini.'

Program ini bertujuan untuk kolaborasi lintas sektor dan diharapkan dapat menurunkan angka kasus TBC secara signifikan pada periode 2027 hingga 2029.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Sulsel Masuk 8 Provinsi dengan Kasus TBC Tertinggi di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!