BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 08 JANUARI 2026 • 13:31 WIB

Trump Menyalahkan Radikal Kiri atas Tragedi Penembakan di Minneapolis

Trump Menyalahkan Radikal Kiri atas Tragedi Penembakan di MinneapolisTrump Menyalahkan Radikal Kiri atas Tragedi Penembakan di Minneapolis

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyalahkan kelompok radikal kiri sebagai penyebab penembakan fatal yang dilakukan oleh agen ICE di Minneapolis.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Keputusan tersebut menyusul insiden tragis yang merenggut nyawa Renee Nicole Good, seorang wanita berusia 37 tahun.

Detail Kejadian Penembakan

Peristiwa penembakan ini terjadi saat Good berusaha menabrakkan kendaraannya ke arah mobil ICE. Menurut pihak berwenang, salah satu agen ICE kemudian menembakkan tiga peluru ke arah kendaraan Good, yang menyebabkan wanita tersebut terkena tembakan.

Meskipun dilarikan ke rumah sakit, Renee Nicole Good tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Insiden ini mendapatkan perhatian publik setelah video kejadian tersebut mulai beredar di media sosial.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Klaim dan Pernyataan dari Trump

Dalam pernyataan resminya setelah menonton video insiden, Trump menggambarkan tindakan Good sebagai kacau, menyebutnya 'agitator profesional' yang menghalangi petugas federal. Ia menyatakan, "Wanita yang berteriak itu jelas seorang agitator profesional, dan pengemudi mobil itu sangat kacau, menghalangi dan menolak..."

Trump lebih lanjut menegaskan bahwa kematian Good adalah akibat langsung dari tindakan radikal kiri yang ia anggap sebagai ancaman bagi petugas penegak hukum. "Situasinya sedang dipelajari, tapi alasan insiden ini terjadi karena Radikal Kiri setiap hari mengancam dan menyerang petugas kami," katanya.

Reaksi dari Pejabat Keamanan Dalam Negeri

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, memberikan tanggapan tegas mengenai tindakan Renee Nicole Good sebelum insiden penembakan. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai 'aksi terorisme domestik', dengan menggambarkan bahwa Good telah mengganggu operasi penegakan hukum.

'Sangat jelas individu ini mengganggu dan menghambat operasi penegakan hukum,' ucap Noem, menambahkan bahwa salah satu agen ICE yang terlibat dalam insiden itu sempat dirawat dan kemudian diperbolehkan pulang setelah mengalami cedera akibat kendaraan Good.

Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Trump Menyalahkan Radikal Kiri atas Tragedi Penembakan di Minneapolis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!