BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 05 JANUARI 2026 • 10:11 WIB

Tanggapan Indonesia Terhadap Penangkapan Nicolas Maduro oleh AS

Tanggapan Indonesia Terhadap Penangkapan Nicolas Maduro oleh ASTanggapan Indonesia Terhadap Penangkapan Nicolas Maduro oleh AS

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026). Penangkapan ini menarik perhatian serius dari pemerintah Indonesia.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Dalam pernyataannya, Indonesia menekankan pentingnya menghormati kedaulatan Venezuela dan menyerukan perlunya dialog antara semua pihak yang terlibat.

Reaksi Resmi Indonesia

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan bahwa mereka terus memantau dengan cermat perkembangan situasi di Venezuela. "Pemerintah Indonesia terus mencermati dengan saksama perkembangan yang terjadi di Venezuela," tulis akun resmi mereka @Kemlu_RI.

Kemenlu RI juga menunjukkan keprihatinan mendalam terhadap setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan. Tindakan tersebut, menurut mereka, dapat menciptakan preseden yang berbahaya dalam hubungan internasional dan mengganggu stabilitas kawasan.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol

Pentingnya Dialog dan Kedaulatan

Kemenlu RI menekankan bahwa komunitas internasional harus menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela. "Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka," ungkap Kemenlu.

Mereka juga menyerukan semua pihak untuk mengedepankan dialog dan menahan diri agar mematuhi hukum internasional. Hal ini dirasa penting dalam menjaga prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB dan hukum humaniter internasional.

Prioritas Perlindungan Warga Sipil

Dalam pernyataan resminya, Kemenlu RI menegaskan perlunya perlindungan terhadap warga sipil sebagai prioritas utama. Keselamatan serta kondisi warga yang terpengaruh oleh situasi ini menjadi titik fokus perhatian mereka.

Pernyataan ini juga menggarisbawahi harapan bahwa semua pihak dapat berkontribusi dalam penguatan perdamaian dan stabilitas di kawasan, sehingga dampak konflik dapat diminimalisir.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tanggapan Indonesia Terhadap Penangkapan Nicolas Maduro oleh AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!