Perampokan Besar di Bank Sparkasse: Kerugian Mencapai Rp590 Miliar
Sebuah perampokan besar terjadi di Bank Sparkasse di Gelsenkirchen, Jerman, dengan kerugian mencapai 30 juta euro, setara dengan sekitar Rp 590 miliar.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Aksi pencurian ini terungkap setelah para pelaku membobol brankas dengan menggunakan alat bor saat liburan Natal dan Tahun Baru, mengejutkan masyarakat setempat.
Aksi perampokan dimulai pada akhir pekan libur Natal ketika aktivitas sepi di sekitar bank. Saksi mata melihat sekelompok pria membawa tas besar di area tangga gedung parkir pada malam 27 Desember hingga dini hari 28 Desember 2025.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pelaku yang mengenakan topeng masuk ke dalam gedung parkir yang terhubung langsung ke bank. Dari situ, mereka menggunakan bor besar untuk menembus ruang brankas bawah tanah.
Lebih dari 3.000 kotak penyimpanan nasabah berhasil dibuka dan isinya yang terdiri dari uang tunai, emas, dan perhiasan berharga dicuri. Aksi ini hanya terungkap setelah alarm kebakaran berbunyi pada 29 Desember 2025.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Polisi menemukan lubang besar yang menuju ruang brankas bawah tanah selama investigasi di lokasi kejadian. Juru bicara kepolisian Gelsenkirchen, Thomas Nowaczyk, menyatakan bahwa 'Itu adalah pekerjaan para profesional.'
Pelaku menggunakan kendaraan termasuk mobil Audi RS 6 hitam dengan pelat nomor curian dan sebuah van Mercedes-Benz putih untuk mengangkut barang curian. Rekaman CCTV menunjukkan detail kendaraan tersebut saat melarikan diri.
Bank Sparkasse mengonfirmasi bahwa sekitar 95 persen dari 3.250 kotak penyimpanan nasabah dibuka paksa, menambah rasa cemas di kalangan nasabah.
Banyak korban perampokan ini adalah warga keturunan Turkiye yang menyimpan emas dan perhiasan berharga di bank tersebut. Pada 29 Desember 2025, ratusan nasabah berbondong-bondong datang ke bank untuk mencari tahu tentang barang-barang mereka yang hilang.
Manajemen Bank Sparkasse Gelsenkirchen mengumumkan bahwa cabang tersebut ditutup sementara dan membuka layanan hotline khusus bagi nasabah untuk mendapatkan informasi terkait kerugian akibat perampokan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum berhasil menangkap pelaku, menjadikan kasus ini salah satu perampokan bank terbesar di Jerman dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: