Kejahatan di Tengah Bencana: Baut Jembatan Bailey Dihilangkan di Aceh
Di tengah situasi darurat bencana di Aceh, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menemukan baut-baut dari jembatan Bailey yang baru dibangun telah dihilangkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Maruli menilai tindakan tersebut sangat mencolok dan tidak manusiawi, terutama ketika masyarakat sedang berjuang untuk pemulihan.
Maruli merasa sangat tidak percaya ada pihak yang merusak infrastruktur saat masyarakat sedang berada dalam kondisi sulit. Ia mengutarakan, 'Di tengah kesulitan, masih ada kelompok-kelompok yang berusaha menciptakan narasi negatif terhadap pemerintah.'
Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan keterpurukan moral dari sekelompok orang, meskipun masyarakat di sekitar sedang berjuang menghadapi dampak bencana.
Jenderal Maruli menyatakan bahwa perbuatan ini bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam masa sulit.
Maruli berbicara tentang betapa pentingnya kerja sama semua pihak dalam mengatasi masalah dan membangun kembali infrastruktur yang telah rusak.
Maruli menegaskan bahwa TNI telah bekerja keras dalam membangun jembatan untuk mendukung masyarakat yang terdampak. Ia mengungkapkan, 'Kami beroperasi siang dan malam untuk memastikan infrastruktur segera terbangun.'
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Namun, kerusakan yang dilakukan oleh oknum tertentu sangat disayangkan. Ia menambahkan, 'Sampai sekarang kami sudah mendapatkan daftar untuk bailey ada 44. 12 sudah selesai, sisanya ada 15 sedang di perjalanan, enam sedang dipasang.'
Ini menunjukkan yang diupayakan TNI dalam memperbaiki kondisi masyarakat, tetapi tindakan merusak tersebut menjadi hambatan besar.
Maruli berharap agar masyarakat mendukung upaya TNI dan bukan justru menciptakan masalah tambahan.
Maruli menyatakan bahwa pemerintah sedang berupaya mempercepat proses pembangunan jembatan dengan membagi pasukkan TNI menjadi tiga shift. Ini bertujuan untuk bekerja secara efisien dalam waktu yang terbatas.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa melalui Kementerian Pertahanan, ada permintaan untuk mendapatkan 100 unit jembatan Bailey dari luar negeri. Ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas infrastruktur di daerah bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: