BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 29 DESEMBER 2025 • 18:19 WIB

Dukungan Gerindra untuk Pilkada Melalui DPRD: Efisiensi dan Tantangan

Dukungan Gerindra untuk Pilkada Melalui DPRD: Efisiensi dan TantanganDukungan Gerindra untuk Pilkada Melalui DPRD: Efisiensi dan Tantangan

Partai Gerindra menunjukkan dukungan yang kuat terhadap usulan pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Mereka berpendapat bahwa metode ini lebih efisien dibandingkan pemilihan langsung yang dipandang menguras anggaran.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Sekretaris Jenderal Gerindra, Sugiono, menegaskan bahwa sistem ini dapat membantu mengatasi masalah biaya pemilihan yang terus meningkat dan memfokuskan anggaran untuk kepentingan masyarakat.

Efisiensi dan Penggunaan Anggaran

Sugiono menjelaskan bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD menawarkan keunggulan dalam efisiensi, baik dalam penjaringan kandidat maupun penggunaan anggaran. Pada tahun 2015, dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pilkada mencapai hampir Rp7 triliun, namun angka itu melonjak menjadi lebih dari Rp37 triliun pada tahun 2024.

Dia menekankan bahwa besarnya dana ini seharusnya dialokasikan untuk hal-hal yang lebih produktif, seperti meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sugiono menyatakan, 'Itu merupakan jumlah yang bisa digunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif.'

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Tantangan Biaya Politik

Sugiono juga mencermati masalah tinggi biaya kampanye yang seringkali menghalangi calon-calon yang kompeten untuk maju dalam pemilihan. Ia khawatir bahwa besarnya angka yang harus dikeluarkan untuk kampanye membuat banyak figur berkualitas tidak bisa ikut serta.

Dia menyatakan, 'Biaya kampanye untuk seorang calon kepala daerah, kita terbuka saja, itu angkanya prohibitif. Mahal.' Ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh dan solusi yang dapat membantu calon kepala daerah untuk tidak terhalang oleh biaya tinggi.

Konsep Demokrasi yang Lebih Ketat

Sugiono meyakini bahwa sistem pemilihan melalui DPRD tidak akan menghilangkan esensi demokrasi. Menurutnya, anggota DPRD adalah wakil rakyat yang dipilih langsung, sehingga masyarakat tetap memiliki peran dalam pengawasan.

Ia menyampaikan, 'Kalau kita melihat akuntabilitinya itu cenderung lebih ketat.' Melalui skema ini, Sugiono percaya bahwa potensi polarisasi yang kerap terjadi dalam pemilihan langsung dapat diminimalisir.

Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dukungan Gerindra untuk Pilkada Melalui DPRD: Efisiensi dan Tantangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!