Luca Zidane Memilih Timnas Aljazair: Sebuah Pilihan Penuh Makna
Luca Zidane, putra legenda sepak bola Zinedine Zidane, telah resmi bergabung dengan timnas Aljazair, menegaskan pilihan emosionalnya untuk membela negara asal keluarganya.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Keputusan ini bukan sekadar tentang karier sepak bola, melainkan juga merupakan pengakuan terhadap akar budaya yang telah membentuk identitasnya.
Luca Zidane menekankan bahwa perjalanan hidup dan budaya Aljazair telah membentuk identitasnya. "Ketika saya memikirkan Aljazair, yang saya ingat adalah kakek saya. Sejak kecil, budaya Aljazair sudah sangat kental dalam keluarga kami," ujarnya.
Pengaruh dari kakeknya terasa kuat, yang mendorongnya untuk memilih Aljazair. "Dia mendukung saya. Dia berkata, 'Hati-hati, ini pilihanmu. Saya bisa memberi saran, tetapi keputusan akhir ada di tanganmu,'" tambah Luca.
Dukungan emosional dari kakeknya menjadi pendorong kuat saat Luca mengambil keputusan ini. "Setiap kali saya mendapat panggilan timnas, dia selalu menelepon dan mengatakan bahwa saya membuat keputusan yang tepat dan dia bangga kepada saya," ungkapnya.
Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan
Begitu bergabung dengan timnas Aljazair, Luca langsung dipilih sebagai kiper utama. Dalam laga pembuka Grup E Piala Afrika 2025, dia membantu tim meraih kemenangan 3-0 atas Sudan di bawah asuhan pelatih Vladimir Petkovic.
Di pertandingan itu, Luca berhasil melakukan penyelamatan penting saat skor masih 1-0, menggagalkan peluang berbahaya dari pemain lawan, Yaser Awad, dan membuktikan kualitasnya sebagai penjaga gawang.
Zinedine Zidane, sang ayah, hadir memberikan dukungan, menambah semangat bagi Luca saat beraksi di lapangan.
Luca percaya bahwa pilihannya membela timnas Aljazair bukan sekadar tentang meraih kesuksesan karier. Ia ingin menghormati akar dan budaya keluarganya melalui sepak bola.
Dia menyatakan komitmennya untuk memberikan performa terbaik di setiap pertandingan. Dengan dukungan keluarga dan harapan dari penggemar, Luca bertekad untuk membantu Aljazair meraih prestasi di tingkat internasional.
Semangat Luca diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Aljazair dan pemain lain yang memiliki latar belakang serupa.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: