BREAKING NEWS
|
RABU, 24/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 21:57 WIB

Kronologi Kericuhan di Lhokseumawe: TNI Ungkap Detail Aksi Demonstrasi

Kronologi Kericuhan di Lhokseumawe: TNI Ungkap Detail Aksi DemonstrasiKronologi Kericuhan di Lhokseumawe: TNI Ungkap Detail Aksi Demonstrasi

TNI baru-baru ini memaparkan kronologi kericuhan yang terjadi dalam demonstrasi di Lhokseumawe, Aceh, pada 25–26 Desember 2025. Insiden ini terjadi di tengah proses penanganan bencana pasca-banjir di wilayah tersebut.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Menurut keterangan resmi Pusat Penerangan TNI, aksi unjuk rasa itu diwarnai dengan simbol-simbol yang terkait dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) serta penggunaan senjata api oleh beberapa peserta.

Awal Peristiwa Demonstrasi

Demonstrasi dimulai pada pagi hari Kamis, 25 Desember 2025, dengan massa berkumpul dan melakukan konvoi yang cukup besar. Pusat Penerangan TNI mencatat pengibaran bendera bulan dan bintang yang menjadi simbol Gerakan Aceh Merdeka.

Aksi tersebut dianggap berpotensi mengganggu ketertiban umum, terutama di tengah pemulihan pasca-banjir yang menjadi fokus perhatian masyarakat Aceh. Teriakan yang ditujukan kepada aparat keamanan dianggap dapat meningkatkan ketegangan di lokasi.

Demonstrasi berlangsung hingga dini hari keesokan harinya, yang menunjukkan ganasnya situasi dan keterlibatan massa yang berani mengambil tindakan provokatif.

Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Intervensi Aparat Keamanan

Setelah mendapatkan laporan mengenai kericuhan yang semakin meluas, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran berkoordinasi dengan Polres Lhokseumawe untuk melakukan penanganan. Keduanya langsung menuju lokasi dengan melibatkan personel TNI dan Polri.

Di tempat kejadian, petugas meminta kepada massa untuk menghentikan aksi mereka dan menyerahkan bendera yang dibawa. Namun, sebagian dari massa menolak untuk mematuhi permintaan tersebut, yang menambah ketegangan di lapangan.

Dalam upaya pembubaran, tindakan yang diambil oleh TNI dilakukan secara terukur dengan mengamankan bendera dan menemukan solusi untuk mengurangi intensitas kericuhan.

Penemuan Senjata dan Reaksi TNI

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat di lokasi demonstrasi, ditemukan senjata api jenis Colt M1911 beserta munisi dan senjata tajam lainnya. Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran terkait potensi ancaman dari demonstran terhadap keamanan publik.

TNI kemudian menyerahkan tersangka pembawa senjata tersebut kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum. Tindakan ini menunjukkan keseriusan TNI dalam menjaga keamanan dan mematuhi protokol hukum yang berlaku.

Pusat Penerangan TNI juga menyoroti beredarnya video di media sosial yang menggiring opini negatif terhadap institusi mereka. Mereka menegaskan bahwa informasi tersebut tidak akurat dan bisa menyesatkan, dengan mengatakan, "Kami mohon masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita yang tidak benar."

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kronologi Kericuhan di Lhokseumawe: TNI Ungkap Detail Aksi Demonstrasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!