BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 22 DESEMBER 2025 • 17:05 WIB

Peluncuran Vaksin Heksavalen, Solusi Imunisasi Anak yang Efektif

Peluncuran Vaksin Heksavalen, Solusi Imunisasi Anak yang EfektifPeluncuran Vaksin Heksavalen, Solusi Imunisasi Anak yang Efektif

Kementerian Kesehatan Indonesia kini tengah mempersiapkan peluncuran vaksin heksavalen, inovasi terkini dalam program imunisasi untuk anak-anak. Vaksin ini dirancang untuk melindungi dari enam penyakit berbahaya dengan hanya satu suntikan.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Dikenal sebagai DPT-Hb-Hib-IPV, vaksin ini akan diberikan pada anak usia dua, tiga, dan empat bulan. Tujuannya adalah mengurangi jumlah suntikan yang diperlukan dan meningkatkan cakupan imunisasi di masyarakat.

Inovasi Vaksin Heksavalen

Vaksin heksavalen merupakan kombinasi antara dua vaksin yang telah ada sebelumnya, yakni DPT-Hb-Hib (pentavalen) dan IPV (polio). Inovasi ini bertujuan untuk mempercepat pembentukan kekebalan masyarakat serta mengurangi jumlah suntikan yang diperlukan bagi anak-anak.

Direktur Imunisasi Kemenkes RI, Indri Yogyaswari, menekankan pentingnya inovasi tersebut dengan mengatakan, "Isi vaksinnya bukan hal yang baru, cuma pemberiannya itu dicarikan terobosan. Sehingga diharapkan lebih mudah pemberiannya pada anak-anak."

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Penanganan Enam Penyakit Berbahaya

Dengan menggunakan vaksin heksavalen, enam penyakit berbahaya yang dapat dicegah adalah difteri, pertusis, tetanus, polio, hepatitis B, dan infeksi haemophilus influenzae type B. Penyakit-penyakit tersebut dikenal dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti radang selaput otak dan pneumonia.

Kemenkes berharap dengan adanya inovasi ini, orang tua akan lebih aktif dalam melakukan imunisasi pada anak-anak mereka. Hal ini akan membantu meningkatkan cakupan vaksinasi yang saat ini masih rendah.

Pelaksanaan dan Cakupan Vaksinasi

Saat ini, program vaksinasi heksavalen sudah dilaksanakan di sembilan provinsi, termasuk Yogyakarta dan Nusa Tenggara Barat. Rencana jangka panjangnya adalah untuk menjangkau seluruh Indonesia pada tahun 2026.

Imunisasi dapat dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti puskesmas dan posyandu. Orang tua diharuskan membawa buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) untuk memantau kemajuan imunisasi anak.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peluncuran Vaksin Heksavalen, Solusi Imunisasi Anak yang Efektif

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!