BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 14:07 WIB

Diskualifikasi Atlet E-Sports Thailand: Kontroversi yang Mengguncang SEA Games 2025

Diskualifikasi Atlet E-Sports Thailand: Kontroversi yang Mengguncang SEA Games 2025Diskualifikasi Atlet E-Sports Thailand: Kontroversi yang Mengguncang SEA Games 2025

Atlet e-sports asal Thailand, Naphat Warasin atau lebih dikenal dengan nama panggilan Tokyogurl, baru-baru ini didiskualifikasi dari SEA Games 2025 karena pelanggaran serius dalam penggunaan perangkat keras.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Keputusan ini memaksa timnya untuk mundur dari kejuaraan saat laga semifinal, meninggalkan dampak besar bagi reputasi dan prestasi atletik Thailand.

Pelanggaran yang Mengakibatkan Diskualifikasi

Pada tanggal 16 Desember 2025, Tokyogurl dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan kompetisi setelah terbukti melanggar regulasi 9.4.3 mengenai penggunaan perangkat keras dalam pertandingan.

Investigasi dari departemen teknis SEA Games menemukan bahwa Tokyogurl menggunakan perangkat keras ilegal yang dimodifikasi oleh pihak ketiga dalam pertandingan melawan Vietnam, yang berakhir dengan kekalahan Thailand 0-3.

Keputusan diskualifikasi ini diambil setelah bukti kuat dikumpulkan, menimbulkan pertanyaan mengenai integritas dalam kompetisi e-sports di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Reaksi Federasi E-Sport Thailand

Setelah keputusan tersebut, Federasi E-Sport Thailand tidak tinggal diam dan segera menarik tim wanita dari SEA Games 33, meskipun Thailand saat itu unggul dalam pertandingan semifinal.

Presiden Asosiasi E-Sports Thailand menyatakan, "Kami menghormati setiap aturan, menghormati persahabatan dan semangat olahraga. Apa yang terjadi adalah masalah serius dan di luar kendali,".

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak dan otomatis menjadikan Thailand kalah melawan Laos, yang sedang bersiap untuk melaju ke final.

Kontroversi dan Dampak Lanjutan

Selama proses seleksi atlet, terdapat laporan yang menyebutkan bahwa Tokyogurl terlibat dalam manipulasi data, memperbolehkan orang lain untuk bertanding menggantikannya.

Kontroversi semakin memanas ketika ia dituding melakukan gesture tidak pantas dengan mengacungkan jari tengah ke kamera, yang memicu kemarahan di kalangan penggemar dan publik.

Setelah mundurnya Thailand, Laos maju ke final, namun mereka akhirnya kalah dari Vietnam, yang meraih medali perak dalam kategori Arena of Valor putri.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Diskualifikasi Atlet E-Sports Thailand: Kontroversi yang Mengguncang SEA Games 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!