BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 18:50 WIB

Banjir Bandang Melanda Kota Safi, Maroko: 37 Korban Jiwa dan Kerusakan Luas

Banjir Bandang Melanda Kota Safi, Maroko: 37 Korban Jiwa dan Kerusakan LuasBanjir Bandang Melanda Kota Safi, Maroko: 37 Korban Jiwa dan Kerusakan Luas

Banjir bandang yang menerjang Kota Safi, Maroko pada Minggu (14/12/2025) telah menewaskan setidaknya 37 orang dan melukai 14 lainnya, dua di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Kejadian ini dipicu oleh hujan lebat yang menyebabkan aliran air berlumpur yang menghancurkan infrastruktur dan menyapu sejumlah kendaraan.

Dampak Hujan Deras di Kota Safi

Hujan deras yang terjadi dengan mendadak menyebabkan bencana ini, di mana foto-foto menunjukkan jalan-jalan yang tergenang air berlumpur yang membawa dampak luas. Sekitar 70 rumah dan bisnis di kota tua bersejarah Safi terendam dalam waktu singkat, merusak banyak properti warga.

Otoritas setempat saat ini sedang melakukan pencarian dan penyelamatan dengan serius, menyusul pengumuman resmi dari pemerintah provinsi yang menyoroti pentingnya sistem peringatan dini dalam menangani bencana seperti ini.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Tanggapan dan Kesiapan Pemerintah

Meski operasi pencarian korban masih berlangsung, warga setempat mengungkapkan kekecewaan terhadap lambatnya respons pemerintah. Marouane Tamer, seorang penduduk setempat, menyatakan, 'Mengapa truk pemerintah belum dikirim untuk memompa air?' menunjukkan rasa frustrasi yang mendalam di antara masyarakat.

Kerusakan yang ditimbulkan juga mengganggu jadwal transportasi, termasuk jalan provinsi 2300 yang menjadi penghubung penting antara Safi dan Hrara, bahkan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah lokal terpaksa dihentikan.

Perubahan Iklim dan Ancaman di Masa Depan

Banjir ini muncul sebagai dampak dari perubahan iklim, setelah tujuh tahun Maroko mengalami kekeringan yang drastis, mengurangi cadangan air di waduk utama. Badan Meteorologi Maroko mencatat tahun 2024 sebagai tahun terpanas dalam sejarah, menandakan fluktuasi cuaca yang ekstrem.

Dengan ramalan cuaca yang memperkirakan hujan lebat kembali melanda pada Selasa (16/12/2025), potensi bencana serupa di masa depan semakin meningkat, menambah beban bagi pemerintah yang baru saja menghadapi insiden bangunan runtuh di kota Fes.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir Bandang Melanda Kota Safi, Maroko: 37 Korban Jiwa dan Kerusakan Luas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!