BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 15 DESEMBER 2025 • 12:48 WIB

Hari Sejarah Nasional Resmi Ditetapkan pada 14 Desember

Hari Sejarah Nasional Resmi Ditetapkan pada 14 DesemberHari Sejarah Nasional Resmi Ditetapkan pada 14 Desember

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia baru saja menetapkan 14 Desember sebagai Hari Sejarah Nasional melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 206/M/2025. Keputusan ini ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan merupakan hasil usulan dari Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI).

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Langkah ini diambil untuk memperkuat kesadaran sejarah kolektif bangsa dan sebagai bentuk pengakuan terhadap perjalanan sejarah yang mempengaruhi identitas nasional. Fadli Zon menjelaskan bahwa penetapan ini penting untuk memberikan perspektif yang lebih Indonesia-sentris dalam memahami sejarah.

Dasar Penetapan Hari Sejarah

Penetapan 14 Desember sebagai Hari Sejarah Nasional dilandasi hasil diskusi mendalam yang dilakukan oleh Masyarakat Sejarawan Indonesia. Diskusi ini melibatkan sejarawan, akademisi, dan penggemar sejarah untuk menjalin kesadaran baru tentang pentingnya sejarah nasional.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa keputusan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang perjalanan sejarah bangsa melalui lensa yang lebih relevan dengan konteks Indonesia.

Fadli menjelaskan bahwa 'penetapan Hari Sejarah merujuk pada peristiwa Seminar Sejarah Nasional yang berlangsung pada 14-17 Desember 1957 di Universitas Gadjah Mada,' yang kemudian menjadi titik awal bagi pengembangan historiografi nasional di Indonesia.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Makna Penting 14 Desember

Tanggal 14 Desember dipilih karena menandai dimulainya Seminar Sejarah Nasional pertama di Indonesia. Seminar ini bertujuan untuk menuliskan sejarah bangsa secara mandiri, menciptakan ruang bagi narasi yang lebih autentik dari sudut pandang Indonesia.

Peristiwa ini menandakan kesadaran baru di antara sejarawan untuk menjauh dari narasi kolonial yang umum, dan memperkenalkan pendekatan alternatif dalam menulis sejarah.

Fadli Zon menambahkan bahwa 'kesadaran tersebut pun berkembang dalam berbagai forum akademik nasional dan menghasilkan terbitnya buku Sejarah Nasional Indonesia sebanyak enam jilid pada tahun 1975,' yang menjadi pencapaian signifikan dalam penulisan sejarah.

Komitmen Kementerian Kebudayaan

Penetapan hari ini bukan hanya sekedar pengakuan terhadap tanggal, tetapi juga mencerminkan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam menghargai peristiwa sejarah yang memiliki makna strategis bagi bangsa. Ini adalah langkah maju dalam memahami identitas kolektif Indonesia.

Di bawah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, terdapat upaya nyata untuk memberikan pengakuan yang lebih kuat terhadap sejarah bangsa sekaligus mendorong penulisan sejarah yang bersifat mandiri dan autentik.

Dengan adanya Hari Sejarah, diharapkan masyarakat akan lebih memahami dan menghargai perjalanan sejarah yang telah dilalui bangsa, sehingga bisa diwariskan kepada generasi mendatang.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Hari Sejarah Nasional Resmi Ditetapkan pada 14 Desember

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!