Masalah Sampah di Tangerang Selatan dan Strategi Solusinya
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan masalah tumpukan sampah setinggi dua meter di Jalan Otista Raya, Ciputat, yang mengganggu jalur lalu lintas. Penyebab utama dari masalah ini adalah kegiatan perbaikan di tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Perbaikan tersebut mencakup penataan dan pengurangan kadar air dalam sampah yang berdampak pada pengangkutan di lokasi lainnya. Benyamin menargetkan perbaikan ini selesai pada akhir Desember.
Di area Pasar Cimanggis, Ciputat, tumpukan sampah menjadi pemandangan yang sangat mencolok. Aroma tidak sedap pun menyebar, mengganggu kenyamanan warga yang melintas.
Meskipun kondisinya sudah sangat buruk, banyak warga yang masih membuang sampah di lokasi tersebut. Hal ini menunjukkan ketidaknyamanan dan kurangnya fasilitas pembuangan yang memadai.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa
Wali Kota Benyamin menegaskan bahwa TPA Cipeucang saat ini hanya mampu menampung sampah dalam jangka pendek. "Masih bisa menampung sampah dari Tangsel, tapi itu tidak bisa berlangsung lama hanya untuk beberapa mungkin sebulan dua bulan ini," ujarnya.
Isu daya tampung menjadi perhatian serius karena pertumbuhan jumlah sampah dari populasi yang meningkat. Hal ini memerlukan solusi yang lebih efisien.
Benyamin Davnie mengemukakan pentingnya pembangunan fasilitas pengolahan sampah untuk menjadi energi listrik. Proses lelang internasional untuk proyek ini telah dilaksanakan, dan pemenang lelang sudah ditetapkan.
Kerja sama juga akan dilakukan dengan daerah tetangga seperti Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Pandeglang untuk pembuangan sampah yang lebih efektif di masa mendatang.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: