BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 18:01 WIB

Dampak Media Sosial: Memahami 'Brain Rot' dan Cara Menghindarinya

Dampak Media Sosial: Memahami Brain Rot dan Cara MenghindarinyaDampak Media Sosial: Memahami 'Brain Rot' dan Cara Menghindarinya

Konten singkat dan adiktif di media sosial bisa berdampak fatal pada otak penggunanya, fenomena ini dikenal dengan istilah 'brain rot'. Istilah ini merangkum penurunan kognitif yang terjadi akibat scrolling berlebihan di platform-platform digital.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Penelitian memperlihatkan bahwa kecanduan media sosial mengganggu cara kerja otak, terutama dalam pengambilan keputusan dan kemampuan berpikir kritis. Hal ini semakin memperjelas efek negatif yang terkandung dalam kebiasaan modern ini.

Dampak Negatif Penggunaan Media Sosial

Masyarakat saat ini semakin terbiasa dengan konten pendek di media sosial yang sering kali menghibur. Psikolog Artika Mulyaning Tyas, S.Psi, M.Psi, mengungkapkan bahwa hiburan yang instan ini dapat mengganggu kemampuan berpikir seseorang.

'Media sosial bagaikan pedang bermata dua. Di satu sisi, ia memberikan akses informasi. Namun, di sisi lain, penggunaan yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif,' ungkapnya.

Penggunaan yang berlebihan berpotensi menyebabkan gangguan kognitif, seperti penurunan daya ingat dan sulitnya pengambilan keputusan. Secara emosional, media sosial juga berkontribusi pada peningkatan stres dan kecemasan di kalangan pengguna.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui

Pemicu 'Brain Rot' dan Efeknya

Ada beberapa hal yang dapat terjadi pada individu yang mengalami 'brain rot'. Pertama, gangguan kognitif yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah.

Kedua, dampak emosional mulai muncul, di mana pengguna mengandalkan media sosial untuk melarikan diri dari stres sehari-hari. Ketiga, interaksi sosial yang bermakna berkurang, membuat banyak orang terasing dari komunikasi yang real.

Masalah komunikasi ini jelas terlihat pada pengguna yang lebih banyak menghabiskan waktu di dunia digital dibandingkan dengan interaksi langsung.

Cara Mencegah 'Brain Rot'

Mengelola penggunaan media sosial dengan bijak menjadi kunci untuk mencegah kecanduan dan dampak negatifnya. Artika menyarankan agar penggunaan media sosial dibatasi tidak lebih dari 1-1,5 jam sehari.

Ia juga menghimbau untuk memilih konten yang berkualitas dan mengurangi paparan terhadap hiburan konvensional. Memperkuat keterampilan berpikir kritis melalui kebiasaan membaca dan berdiskusi juga sangat dianjurkan.

'Habiskan lebih banyak waktu untuk berinteraksi langsung dengan keluarga dan teman,' tambahnya sebagai saran untuk menjaga kesehatan mental.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Media Sosial: Memahami 'Brain Rot' dan Cara Menghindarinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!