Gubernur Aceh Serukan Proaktivitas Kepala Daerah dalam Penanganan Bencana
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan pentingnya proaktivitas kepala daerah dalam menangani bencana, terutama saat banjir dan longsor.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kekecewaannya terhadap keterlambatan respon yang memperlambat penanganan bencana di wilayahnya pun semakin jelas.
Dalam kunjungannya ke Aceh Timur, Gubernur Muzakir Manaf menyatakan keprihatinan mendalam terhadap kepala daerah yang dianggap lambat dalam menangani situasi bencana.
"Jangan cengeng lah, harus proaktif membela masyarakat, jangan lari," ujarnya, menekankan pentingnya kehadiran mereka di lapangan.
Selain itu, Mualem menggarisbawahi bahwa kurangnya koordinasi antara pemerintah daerah dapat mengakibatkan penanganan yang tidak efektif.
Ia menekankan bahwa dalam situasi darurat, tanggung jawab setiap kepala daerah adalah untuk memastikan keamanan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Gubernur Aceh menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penyaluran logistik secara merata kepada pengungsi.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Ia berharap tidak ada lagi lokasi pengungsian yang tidak menerima bantuan.
Dari sisi kesehatan, Mualem menegaskan perlunya kehadiran petugas medis dan bantuan obat-obatan.
"Kita memaksimalkan terutama sembako dulu lalu masalah kesehatan," katanya, menambahkan bahwa dukungan juga telah diterima dari luar negeri.
Dari 18 wilayah yang terdampak bencana, beberapa daerah seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Gayo Lues mengalami kondisi yang cukup parah.
Keberadaan pengungsi dan kebutuhan akan akses kesehatan menjadi sorotan utama Mualem.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: