Pertemuan Prabowo dan Wang Huning: Memperkuat Hubungan Indonesia-China
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua MPR China Wang Huning di Istana Merdeka, Jakarta, yang berlangsung pada Kamis (4/12/2025). Pertemuan ini memiliki fokus utama pada peningkatan hubungan bilateral antara kedua negara.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Dalam pertemuan yang hangat tersebut, Arrmanatha menegaskan bahwa mereka telah berbicara tentang kerja sama bilateral yang sudah terjalin dengan baik, menekankan kembali komitmen yang ada selama ini.
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan bahwa pertemuan ini tidak diarahkan pada penandatanganan kerja sama baru. Meski demikian, ia menekankan pentingnya diskusi untuk memperkuat kerja sama yang telah ada.
Arrmanatha menambahkan, "Tadi hanya menekankan kembali apa yang sudah kita lakukan, saling komitmen untuk meningkatkan kerja sama," menggambarkan fokus diskusi yang dilakukan antara kedua belah pihak.
Kunjungan Wang Huning, yang merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat relasi kedua negara, mencakup aspek-aspek kerja sama yang pernah dibahas sebelumnya. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan adanya langkah strategis demi kepentingan bersama.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Ketika pertemuan berlangsung, Presiden Prabowo menunjukkan foto seekor bayi panda yang lahir baru-baru ini kepada Wang Huning. Bayi panda berjenis kelamin jantan ini lahir pada Rabu lalu dengan berat sekitar 228 gram.
Prabowo juga mengabarkan bahwa bayi panda tersebut dinamakan Satrio Wiratama, akrab disapa Rio, dan merupakan keturunan dari induk Hu Chun dan pejantan Cai Tao, yang telah dihadiahkan oleh Presiden China Xi Jinping pada tahun 2017 sebagai bagian dari kerja sama konservasi global.
Momen ini menambah kedalaman hubungan bilateral kedua negara, menggarisbawahi ketertarikan pada aspek konservasi. Hal ini mencerminkan bahwa relasi antara Indonesia dan China tidak hanya berkisar pada ekonomi, tetapi juga pada upaya pelestarian lingkungan.
Setelah pertemuan dengan Presiden, Wang Huning dijadwalkan melanjutkan agendanya ke kompleks parlemen di Senayan. Di sana, ia akan bertemu dengan Pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI.
Pertemuan ini diharapkan mampu menghasilkan dialog strategis mengenai penguatan hubungan antara lembaga legislatif dari kedua negara. Selain itu, mereka juga akan mendiskusikan perluasan kerja sama di bidang sosial budaya dan ekonomi.
Interaksi ini diharapkan membuka peluang baru bagi pengembangan hubungan bilateral serta memperkuat fondasi kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai sektor.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: