BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 20:48 WIB

Gempa Megathrust Mengguncang Simeulue, Aceh: Apa yang Terjadi?

Gempa Megathrust Mengguncang Simeulue, Aceh: Apa yang Terjadi?Gempa Megathrust Mengguncang Simeulue, Aceh: Apa yang Terjadi?

Simeulue, Aceh, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,3 pada Kamis, 27 November 2025, pukul 11.56 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa ini adalah gempa megathrust.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa kejadian ini berlangsung di Zona Megathrust Nias-Simeulue, yang berpotensi mengakibatkan gempa yang lebih besar.

Karakteristik Gempa Megathrust

Daryono menjelaskan bahwa meskipun kekuatan gempa ini tergolong rendah, gempa megathrust dapat muncul dalam skala besaran kecil. "Gempa 2,0-3,0 bisa disebut megathrust kalau pusatnya di bidang kontak antarlempeng," tambahnya.

Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa gempa ini termasuk dalam kategori gempa megathrust. Hal ini ditandai dengan observasi lokasi episenter dan mekanisme pergerakan patahan yang terjadi di daerah tersebut.

Lokasi megathrustnya meliputi seluruh area dari Samudra Hindia Barat Sumatra Selatan hingga menjangkau Jawa dan Sumba.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Data dan Analisis BMKG

BMKG mencatat bahwa episenter gempa berada pada koordinat 2,61° LU dan 95,83° BT, tepatnya di laut, 1 Km arah Selatan Simeulue, dengan kedalaman 14 km. Daryono menyatakan, "Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia."

Mekanisme yang terjadi menunjukkan bahwa gempa ini memiliki pergerakan naik atau thrust fault, mirip dengan kejadian gempa lainnya di kawasan yang sama.

Data analisis lebih lanjut mengindikasikan bahwa kekuatan dan lokasi gempa ini cukup berbahaya, sehingga penting untuk selalu waspada terhadap kemungkinan gempa yang lebih besar.

Potensi Tsunami dan Gempa Susulan

BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak memicu potensi tsunami. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," jelas Daryono.

Hingga pukul 13.00 WIB di hari yang sama, tercatat sudah ada enam gempa susulan, dengan magnitudo tertinggi mencapai 4,8. Pemantauan situasi di wilayah yang terdampak masih dilakukan secara berkelanjutan.

Daryono menekankan bahwa masyarakat harus tetap waspada terhadap pergerakan tanah dan tidak panik, meskipun situasi tetap di bawah pengawasan.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gempa Megathrust Mengguncang Simeulue, Aceh: Apa yang Terjadi?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!