Banjir Memaksa SEA Games 2025 Pindah dari Songkhla ke Bangkok
Banjir hebat yang melanda Thailand memaksa panitia SEA Games 2025 untuk mengubah rencana lokasi pertandingan sepuluh cabang olahraga dari Songkhla ke Bangkok.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Keputusan ini diambil menyusul laporan bahwa 33 orang telah meninggal dan ribuan warga dievakuasi akibat bencana alam tersebut.
Songkhla, yang sebelumnya menjadi lokasi utama untuk penyelenggaraan SEA Games 2025, kini terjebak dalam situasi darurat akibat banjir.
Provinsi ini seharusnya menggelar cabang olahraga seperti tinju, sepak bola, dan judo, namun kondisi terkini mengharuskan panitia melakukan perubahan lokasi.
Pihak berwenang hingga kini melaporkan lebih dari 33 korban jiwa dengan ribuan warga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Situasi ini menyebabkan kekhawatiran akan penyebaran penyakit akibat genangan air yang dapat memperburuk keadaan.
Sebuah rapat yang melibatkan Ketua Komite SEA Games 2025, Chaiyapak Siriwat, dan Menteri Pariwisata Atthakorn Sirilatthayakorn diadakan pada Rabu untuk mengevaluasi kondisi di Songkhla.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Dalam pertemuan tersebut, diputuskan untuk memindahkan semua cabang olahraga yang direncanakan di Songkhla ke Bangkok dengan mempertimbangkan kondisi venue pasca-banjir.
Kekhawatiran atas ketidakpastian kapan genangan air akan surut menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan ini.
Saat ini, panitia sedang mencari lokasi alternatif di Bangkok untuk menyelenggarakan semua cabang olahraga yang terkena dampak.
Dalam menghadapi perubahan mendadak ini, pemerintah Thailand juga merencanakan kompensasi untuk negara-negara peserta yang telah mempersiapkan akomodasi dan tiket untuk pertandingan di Songkhla.
Kompensasi ini diharapkan dapat meringankan kerugian yang dialami oleh negara-negara tersebut sebagai konsekuensi dari pergeseran lokasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: