BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 11:39 WIB

Upaya Tegas Menjaga Produksi Minyak Sawit Indonesia dari Penyulundupan Ilegal

Upaya Tegas Menjaga Produksi Minyak Sawit Indonesia dari Penyulundupan IlegalUpaya Tegas Menjaga Produksi Minyak Sawit Indonesia dari Penyulundupan Ilegal

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan kekecewaannya setelah terungkapnya penyelundupan minyak goreng ilegal sebanyak 2,04 ton ke Indonesia, meskipun negara ini adalah produsen terbesar minyak sawit dunia.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Penyelundupan tersebut ditemukan setelah laporan mengenai pengiriman ilegal dari Batam, Kepulauan Riau, yang juga melibatkan barang-barang lainnya.

Mengenal Penyelundupan dan Tindakannya

Menteri Amran menjelaskan laporan penyelundupan diterima lewat kanal 'Lapor Pak Amran' setelah waktu magrib, yang kemudian memicu tindakan cepat dari pemerintah untuk melakukan pemeriksaan.

Tim yang terdiri dari Pangdam, Kapolda, serta pejabat daerah berkoordinasi dengan cepat untuk mengamankan kapal yang membawa barang-barang ilegal di Pelabuhan Tanjung Sengkuang sebelum berlabuh sepenuhnya.

Selama tindakan pencegahan tersebut, aparat tidak hanya menyita minyak goreng ilegal namun juga barang-barang lain seperti 40,4 ton beras dan 4,5 ton gula pasir.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Data Produksi Minyak Sawit Indonesia dan Implikasi Penyusupan Ilegal

Data dari Kementerian Pertanian mencatat bahwa produksi crude palm oil (CPO) Indonesia mencapai 48,12 juta ton per 13 November tahun ini, meningkat dibandingkan 47,47 juta ton tahun sebelumnya.

Dengan peningkatan signifikan ini, posisi Indonesia sebagai penguasa pasar minyak sawit global semakin kuat, menjadikan masuknya barang ilegal sebagai hal yang sangat menonjol dan tidak bisa diterima.

Menteri Amran menegaskan bahwa masuknya barang ilegal memberikan dampak yang lebih dalam, bukan hanya pada aspek finansial negara tetapi juga pada psikologis jutaan petani yang bergantung pada industri ini.

Upaya Pemerintah dalam Menanggulangi Penyelundupan

Menteri Amran menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap pelaku penyelundupan, dan berkomitmen untuk menelusuri jalur penyelundupan serta mengidentifikasi oknum yang terlibat.

Ia mengingatkan bahwa meskipun Batam adalah zona perdagangan bebas, peraturan negara tetap harus dihormati dan setiap pergerakan komoditas pangan harus mengikuti kebijakan yang berlaku.

Menyoroti pentingnya komoditas beras dan minyak goreng, Amran menambahkan bahwa kedua komoditas ini merupakan barang strategis yang seharusnya tidak dianggap sebagai barang dagangan biasa.

Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Upaya Tegas Menjaga Produksi Minyak Sawit Indonesia dari Penyulundupan Ilegal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!