Banjir dan Longsor Melanda Sibolga: Kerugian Jiwa dan Gangguan Telekomunikasi
Banjir dan tanah longsor baru-baru ini melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menyebabkan terputusnya jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Tengah melaporkan bahwa semua jaringan Telkomsel di daerah itu mengalami gangguan sejak siang hari.
Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah mengalami bencana alam yang mengakibatkan kerugian jiwa dan materiel.
Tanah longsor terjadi di Dusun 1, Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, menyebabkan satu keluarga kehilangan nyawa mereka.
Dari laporan yang diterima, bencana ini menyebabkan empat orang meninggal dunia, termasuk seorang ibu dan tiga anaknya.
Insiden tragis ini diakibatkan oleh hujan deras yang menggerus tanah di sekitarnya.
Akibat bencana, jaringan telekomunikasi di Sibolga dan Tapanuli Tengah terputus total.
Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Sonny Juanda Nasution, Kepala Dinas Kominfo Tapteng, menjelaskan bahwa gangguan ini berlangsung sejak pukul 11.00 WIB.
Komunikasi yang terputus menghambat pengumpulan data mengenai dampak dari bencana tersebut.
Pihak terkait tengah berupaya mengumpulkan informasi mengenai luasnya kerusakan dan jumlah korban.
Proses evakuasi dilakukan oleh pihak kepolisian dan warga setempat setelah kepala desa mencurigai kondisi rumah korban yang tertutup.
Setelah pintu rumah didobrak, ditemukan satu kamar yang tertimpah material longsor beserta korban yang berada di dalamnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: