BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 17:22 WIB

Kematian Pertama Akibat Influenza Burung Strain H5N5 di AS

Kematian Pertama Akibat Influenza Burung Strain H5N5 di ASKematian Pertama Akibat Influenza Burung Strain H5N5 di AS

Seorang warga di Washington baru-baru ini dimungkinkan meninggal dunia karena komplikasi infeksi flu burung dari strain H5N5. Kematian ini mencatatkan kasus pertama yang sebelumnya tidak pernah tercatat pada manusia dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan publik.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Pasien yang merupakan seorang lansia ini mengalami komplikasi serius setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Ini adalah kematian kedua yang disebabkan oleh virus flu burung ini di Amerika Serikat.

Rincian Kasus Kematian

Pasien yang meninggal dunia dikenal mengalami kondisi kesehatan yang memprihatinkan. Komplikasi serius yang dihadapinya terkait dengan infeksi flu burung membuatnya harus dirawat intensif di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Departemen Kesehatan Negara Bagian Washington mengungkapkan, 'Orang tersebut memelihara sekumpulan unggas campuran di halaman rumahnya,' yang mengindikasikan bahwa sumber infeksi kemungkinan berasal dari hewan peliharaan tersebut.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Tanggapan CDC dan Imbauan Kesehatan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyatakan bahwa meskipun ada kematian ini, risiko bagi masyarakat umum tetap dianggap rendah. Sejak Januari 2022, terdapat peningkatan penyebaran virus flu burung pada mamalia yang berhubungan dengan wabah ini.

CDC melaporkan sebanyak 70 kasus flu burung pada manusia di AS selama periode tersebut, dan mencatat bahwa salah satu kematian sebelumnya terjadi pada seorang lansia dengan penyakit penyerta.

Rekomendasi bagi Pekerja yang Berlebihan Kontak dengan Hewan

CDC merekomendasikan agar individu yang rutin berhubungan dekat dengan hewan menggunakan alat pelindung diri yang sesuai. Penanganan kotoran hewan juga harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko penularan virus.

Pejabat kesehatan mengimbau agar mereka yang mungkin bersentuhan dengan unggas liar atau peliharaan mendapat vaksinasi flu. Meskipun vaksin ini tidak melindungi dari flu burung, ia dapat mengurangi kemungkinan infeksi oleh virus ganda.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kematian Pertama Akibat Influenza Burung Strain H5N5 di AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!