BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 14:12 WIB

Fenomena Menarik Aliran Sungai Amazon: Dari Barat ke Timur

Fenomena Menarik Aliran Sungai Amazon: Dari Barat ke TimurFenomena Menarik Aliran Sungai Amazon: Dari Barat ke Timur

Aliran sungai Amazon, yang dikenal sebagai salah satu sungai terbesar di dunia, mengalami fenomena menarik dengan mengalir ke arah sebaliknya dari barat ke timur. Temuan ini mengungkapkan sejarah geologis yang kompleks dan transisi aliran sungai tersebut.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Penelitian ini pertama kali disampaikan oleh Russel Mappes pada tahun 2006, dan menunjukkan bukti bahwa sungai Amazon pernah mengalir dari timur ke barat sebelumnya.

Temuan Sejarah Geologis

Russel Mappes mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai potongan-potongan kuno batu permata zirkon yang ditemukan di sekitar sungai Amazon. Batu ini berasal dari wilayah timur, yang menandakan bahwa aliran sungai tersebut berfungsi secara berbeda di masa lalu.

Dia menjelaskan, "Sepanjang cekungan, usia butiran mineral menunjukkan lokasi spesifik Amerika Selatan bagian tengah dan timur," yang menjadi bukti bahwa kondisi geografis sungai Amazon tidak statis seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Dampak Geografis pada Aliran Sungai

Para peneliti sepakat bahwa fenomena ini disebabkan oleh kondisi geologis di Amerika Selatan bagian timur laut yang berada pada ketinggian tertentu. Wilayah tersebut terbentuk pada Periode Kreatif yang terjadi antara 65 hingga 145 juta tahun yang lalu.

"Amazon sangat datar membuat kemiringan dua arah bisa mengubah banyak hal," ungkap Drew Coleman, Supervisor Mapes, menjelaskan bagaimana struktur geografis memengaruhi aliran sungai.

Proses Erosi dan Perubahan Permukaan

Dalam analisis yang lebih lanjut pada tahun 2014, penelitian menggunakan pemodelan untuk menyelidiki efek dari kenaikan permukaan di Pegunungan Andes. Hujan yang terus menerus di daerah tersebut membawa erosi yang signifikan di sekitar sungai.

Proses erosi ini juga berkontribusi pada pembentukan lahan basah Pebas. Sekitar sepuluh juta tahun yang lalu, ditemukan bahwa penumpukan sedimen di lokasi tersebut juga menaikkan permukaan tanah, yang berpotensi menyebabkan aliran sungai berbalik arah.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Menarik Aliran Sungai Amazon: Dari Barat ke Timur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!