BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 11:02 WIB

Merayakan Hari Guru Nasional 2025: Penghargaan dan Kebijakan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Guru

Merayakan Hari Guru Nasional 2025: Penghargaan dan Kebijakan untuk Meningkatkan Kesejahteraan GuruMerayakan Hari Guru Nasional 2025: Penghargaan dan Kebijakan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Guru

Upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 digelar serentak di seluruh Indonesia dengan tema 'Guru Hebat, Indonesia Kuat'. Dalam pidato tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menekankan peran penting guru dalam pendidikan.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Tanggal 25 November dipilih sebagai Hari Guru Nasional sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Pidato resmi tersebut dibacakan di berbagai satuan pendidikan, menandai komitmen terhadap profesi guru.

Kebijakan Pemerintah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Guru

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menguraikan berbagai kebijakan yang diterapkan pada tahun 2025 untuk kesejahteraan guru. Salah satunya adalah memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester kepada 12.500 guru yang belum memiliki kualifikasi D-IV/S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga dijadwalkan fokus pada peningkatan kompetensi, termasuk pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial. Tunjangan sertifikasi sebesar Rp2 juta per bulan akan diberikan kepada guru non-ASN, sementara guru ASN menerima tunjangan satu kali gaji pokok.

Tak hanya itu, guru honorer juga mendapatkan insentif sebesar Rp300 ribu per bulan, yang akan langsung ditransfer oleh pemerintah ke rekening masing-masing guru. Dengan berbagai langkah ini, diharapkan kesejahteraan guru dapat meningkat secara signifikan.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi

Perlindungan Hukum untuk Guru sebagai Agen Peradaban

Mendikdasmen menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi guru dalam menjalankan tugasnya. Melalui nota kesepahaman dengan Kepolisian RI, pemerintah menetapkan mekanisme restorative justice untuk melindungi guru dari permasalahan yang timbul dalam konteks mendidik.

Langkah ini diharapkan bisa menumbuhkan kepercayaan diri guru, terutama di tengah berbagai tantangan yang mereka hadapi. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa guru memiliki peran penting sebagai agen peradaban dalam membangun karakter bangsa.

Dengan menyadarkan masyarakat tentang dedikasi guru, diharapkan tercipta penghargaan yang lebih tinggi terhadap profesi ini.

Pentingnya Peran Guru dalam Pendidikan dan Pesan untuk Murid

Dalam rangka memperingati hari ini, Abdul Mu’ti menyampaikan lima nasihat dari Presiden Prabowo Subianto untuk murid. Nasihat tersebut meliputi ajakan untuk belajar dengan baik, mencintai orang tua, menghormati gurunya, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air dan bangsa.

Ia menekankan, 'Guru adalah kunci masa depan bangsa. Ridha dan doa guru merupakan bekal penting bagi keberhasilan murid.' Poin ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki pendidikan di Indonesia.

Mengakhiri amanatnya, Abdul Mu’ti menyampaikan terima kasih kepada semua guru atas dedikasi mereka, berharap agar setiap guru dapat terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Merayakan Hari Guru Nasional 2025: Penghargaan dan Kebijakan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Guru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!