BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 17:50 WIB

FIFA Pertimbangkan Sanksi Lebih Berat untuk Asosiasi Sepakbola Malaysia Terkait Kasus Naturalisasi

FIFA Pertimbangkan Sanksi Lebih Berat untuk Asosiasi Sepakbola Malaysia Terkait Kasus NaturalisasiFIFA Pertimbangkan Sanksi Lebih Berat untuk Asosiasi Sepakbola Malaysia Terkait Kasus Naturalisasi

FIFA mengisyaratkan kemungkinan sanksi lebih berat kepada Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) terkait isu naturalisasi pemain. Hal ini menyusul hasil laporan yang menyebut FAM tidak memiliki dasar kuat untuk banding.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Laporan 63 halaman yang dirilis FIFA pada 18 November 2025, mengindikasikan bahwa tujuh pemain naturalisasi Malaysia terbukti menggunakan dokumen palsu untuk memperoleh kewarganegaraan.

Latar Belakang Kasus Skandal Naturalisasi

FAM terpaksa menghadapi sanksi berat akibat keterlibatan tujuh pemain naturalisasi yang tidak memiliki darah keturunan Malaysia. Pemain-pemain tersebut antara lain Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Hector Hevel, dan Jon Irazabal.

Sebagai konsekuensi, FIFA menjatuhkan denda sebesar 350 ribu Swiss Franc atau sekitar Rp 7,3 miliar kepada FAM, serta larangan aktivitas selama 12 bulan untuk ketujuh pemain per tanggal 26 September. Tambahan denda sebesar 2.000 Swiss Franc per pemain juga dikenakan.

Kasus ini mencuat setelah berbagai laporan dan investigasi mengenai proses naturalisasi yang dilakukan pemain-pemain tersebut. Tindakan FAM tentu menjadi sorotan tajam di kalangan penggemar dan media.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Detail Laporan dan Penyelidikan FIFA

Laporan FIFA yang terbaru mengungkapkan penyelidikan mendalam yang mengidentifikasi penggunaan dokumen palsu oleh para pemain tersebut. Komunikasi melalui aplikasi WhatsApp juga dianggap sebagai bagian dari bukti yang kuat.

FIFA menyimpulkan bahwa FAM tidak memiliki dasar yang kuat untuk mengajukan banding terhadap keputusan yang telah diambil. Hal ini membuka kemungkinan bahwa sanksi lebih berat bagi FAM mungkin akan segera diterapkan.

Beberapa analis menyebutkan bahwa keputusan ini menunjukkan ketegasan FIFA dalam penegakan regulasi dan keadilan di dalam dunia sepakbola.

Implikasi dan Potensi Sanksi Lebih Berat

Media lokal melaporkan bahwa FAM kini berada dalam posisi sulit dan kemungkinan besar akan menerima sanksi yang lebih ketat di masa mendatang. Walaupun prinsip non reformatio in pejus dalam Kode Disiplin FIFA mungkin membatasi sanksi lebih berat, situasi ini tetap racun bagi FAM.

Sebagai perbandingan, pada 2016, Timor Leste pernah mendapat hukuman dari FIFA yang mengakibatkan pembatalan semua pertandingan Kualifikasi Piala Asia akibat skandal serupa. Ini mengundang kekhawatiran serupa bagi Timnas Malaysia, terutama menjelang Kualifikasi Piala Asia 2027 yang mereka harapkan.

Saat ini, Malaysia tengah dalam tren positif, namun skandal ini bisa berpotensi merusak semua kemajuan yang telah diraih. Penyelidikan yang berkelanjutan ini dipastikan akan menjadi perhatian utama para penggemar sepakbola di Asia Tenggara.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

FIFA Pertimbangkan Sanksi Lebih Berat untuk Asosiasi Sepakbola Malaysia Terkait Kasus Naturalisasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!