BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 15:41 WIB

Tembakan Tentara Israel ke Pasukan PBB di Lebanon: Ketegangan yang Kembali Memuncak

Tembakan Tentara Israel ke Pasukan PBB di Lebanon: Ketegangan yang Kembali MemuncakTembakan Tentara Israel ke Pasukan PBB di Lebanon: Ketegangan yang Kembali Memuncak

Tentara Israel dilaporkan menembaki Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, tepatnya di daerah selatan. Serangan ini terjadi dari satu unit tank Merkava yang dikerahkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) saat situasi di perbatasan semakin tegang.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Kejadian tersebut diungkap dalam laporan resmi UNIFIL pada hari Minggu, 16 November 2025, yang merinci bahwa tembakan dilakukan dekat posisi Israel di wilayah Lebanon. Tidak ada laporan tentang korban jiwa atau cedera akibat serangan ini.

Detail Penembakan oleh Tentara Israel

Dalam pernyataan resmi UNIFIL, mereka mengonfirmasi bahwa serangan tersebut terjadi sore hari, dengan tembakan yang dilakukan dari tank. "Pagi ini, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembaki pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dari sebuah tank Merkava dari dekat posisi yang didirikan Israel di teritori Lebanon," kata UNIFIL.

Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang berkepanjangan di perbatasan Israel dan Lebanon. Kendati belum ada laporan lanjut mengenai dampak dari serangan tersebut, hal ini menunjukkan semakin meningkatnya aktivisme militer di wilayah tersebut.

Pembangunan Tembok di Perbatasan Lebanon

UNIFIL juga mengeluarkan laporan terkait pembangunan tembok baru oleh Israel di perbatasan yang dinilai teramati sebagai pelanggaran kedaulatan Lebanon. Tembok tersebut berbentuk T dan dilaporkan telah menerobos Garis Biru yang ditetapkan oleh PBB.

Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

"Sebuah tembok beton berbentuk T didirikan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di barat daya Yaroun, membuat 4.000 meter persegi teritori Lebanon tidak bisa diakses oleh warga Lebanon," ungkap laporan UNIFIL. Keberadaan tembok ini memicu keprihatinan di kalangan warga lokal yang merasa hak-hak mereka terancam.

UNIFIL meminta Israel untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon, menandakan potensi konflik lebih lanjut jika situasi ini tidak ditangani dengan baik.

Reaksi Israel Terhadap Tuduhan UNIFIL

Menanggapi laporan UNIFIL, pihak Israel melalui IDF membantah semua klaim mengenai penerobosan Garis Biru. Mereka menegaskan bahwa tembok tersebut adalah langkah pertahanan yang diperlukan untuk keamanan wilayah mereka.

"Harus ditekankan tembok itu tidak menerobos Garis Biru," ujar IDF dalam klarifikasinya, menunjukkan bahwa keamanan pasca-perang tahun 2022 adalah prioritas utama mereka.

Meskipun demikian, situasi di perbatasan tetap rentan, dengan ketidakpuasan dari kedua belah pihak yang dapat berkontribusi pada meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tembakan Tentara Israel ke Pasukan PBB di Lebanon: Ketegangan yang Kembali Memuncak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!