Pelantikan KGPAA Hamangkunegoro sebagai Pakubowono XIV di Keraton Surakarta
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram, atau lebih dikenal dengan sebutan Gusti Purbaya, resmi dilantik sebagai Raja Keraton Surakarta, Pakubowono XIV.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Pelantikan ini berlangsung di tengah ketegangan perebutan kekuasaan antara anggota keluarga, menggantikan ayahnya, Pakubowono XIII, yang telah meninggal.
Pelantikan Gusti Purbaya dilakukan melalui prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare pada tanggal 15 November 2025, bertempat di Bangsal Manguntur Tangkil, Kompleks Siti Hinggil, Keraton Surakarta Hadiningrat.
Dalam acara tersebut, Gusti Purbaya mengucapkan sumpah jabatan dan menegaskan kesiapannya untuk menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai pemimpin Keraton Surakarta.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Dalam sabdanya, Gusti Purbaya menyampaikan tiga janji utama. Yang pertama, ia berkomitmen untuk memimpin berdasarkan syariat Islam dan paugeran adat.
Ia juga menegaskan dukungannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bertekad untuk berbakti kepada negara.
Pelantikan ini terjadi di tengah dualisme suksesi kepemimpinan di Keraton Surakarta, di mana kakaknya, KGPH Hangabehi, juga mengklaim sebagai pewaris takhta.
Situasi ini menambah kompleksitas pelantikan Purbaya sebagai Pakubowono XIV, menjadikannya sorotan utama masyarakat.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: