Era Baru Setelah Smartphone: Perangkat Canggih yang Menggantikan
Para ahli memperkirakan bahwa era dominasi smartphone saat ini akan segera berakhir dengan munculnya teknologi baru yang lebih canggih sambil mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Industri smartphone menunjukkan tanda-tanda kejenuhan, dengan penjualan yang menurun dan prediksi akan perubahan besar dalam pasar perangkat ini.
Amy Webb, CEO Future Today Institute, menyatakan bahwa masa kejayaan smartphone dapat dianggap mulai berakhir sejak tahun 2017. Ia menjelaskan, "Orang-orang masih membeli smartphone, saya tidak mengatakan bahwa tiba-tiba tidak ada yang menggunakan ponsel, tetapi jumlahnya menurun."
Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun smartphone masih digunakan, pola perilaku pengguna telah berubah. Webb menambahkan, "Era manusia yang secara permanen menunduk di atas sebuah persegi panjang, hari-hari ketika wajah disinari oleh cahaya biru dari layar, masa-masa ketika dua ibu jari bergerak dengan kecepatan cahaya di atas plastik pelindung telah usai."
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Salah satu perangkat yang dijanjikan untuk menggantikan smartphone adalah AI Pin, sebuah medali elektronik berbentuk persegi kecil. Perangkat ini dapat dihubungkan pada pakaian dan mampu menerima perintah suara untuk memberikan informasi seperti ramalan cuaca atau rekomendasi restoran.
AI Pin tidak hanya berfungsi sebagai asisten cerdas, tetapi juga dapat memproyeksikan teks dalam ukuran kecil yang mudah dibaca. Dengan kemampuan ini, pengguna bisa tetap terhubung tanpa mengandalkan layar sentuh smartphone yang besar.
Apple baru-baru ini meluncurkan kacamata Vision Pro, yang memungkinkan pengguna merasakan pengalaman visual yang lebih mendalam. Kacamata ini menampilkan gambar dari kamera beresolusi tinggi, menciptakan kesan seolah-olah pengguna berada di bioskop pribadi.
Di sisi lain, Meta juga memperkenalkan kacamata pintar yang lebih sederhana namun fungsional. Kacamata ini dilengkapi dengan layar pada lensanya, memberi pengguna kemudahan untuk mengakses konten dengan praktis. Kedua inovasi ini menandai langkah signifikan menuju masa depan yang lebih interaktif dan imersif.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: