BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 17:15 WIB

Pelantikan Pakubuwono XIV: Tradisi dan Dinamika Keraton Surakarta

Pelantikan Pakubuwono XIV: Tradisi dan Dinamika Keraton SurakartaPelantikan Pakubuwono XIV: Tradisi dan Dinamika Keraton Surakarta

Sri Susuhunan Kanjeng Sunan (SISKS) Pakubuwono XIV akan dilantik sebagai Raja Keraton Kasunanan Surakarta pada 15 November 2025. Acara ini dipersiapkan dengan rangkaian kegiatan yang kuat bernuansa budaya.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, ketua panitia, menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar proses adat berlangsung sukses. Pengumuman resmi pelantikan disampaikan melalui undangan yang diterima oleh media.

Rangkaian Kegiatan Pelantikan

Pelantikan Pakubuwono XIV adalah bagian dari tradisi yang bertujuan melestarikan budaya Keraton Surakarta. Kegiatan ini mencakup berbagai prosesi adat yang telah ditetapkan oleh pihak keraton demi menghormati tradisi.

Undangan resmi dari panitia menunjukkan bahwa rencana pelantikan telah dinyatakan sah dan akan berjalan sesuai dengan paturan yang ada. GKR Timoer mencatat, 'Dengan ini kami sampaikan bahwa Karaton Surakarta Hadiningrat akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Hajad Dalem Jumeneng Dalem Nata Binayangkare S.I.S.K.S. PAKOE BOEWONO XIV.'

Menjelang tanggal pelantikan, banyak latihan dan persiapan yang dilakukan oleh para abdi dalem dan masyarakat. Hal ini mencerminkan semangat kolektif untuk menjaga tradisi dan budaya daerah.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Deklarasi Sebagai Raja

KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram mendeklarasikan dirinya sebagai penerus takhta Keraton Surakarta pada 5 November 2025. Pengumuman ini dilakukan di sisi jenazah ayahnya, Pakubuwono XIII.

Setelah deklarasi tersebut, Pakubuwono XIV segera memerintahkan abdi dalem untuk memberangkatkan jenazah almarhum ke tempat peristirahatan terakhir. Proses ini adalah simbol dari transisi kepemimpinan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keraton.

Deklarasi yang dilakukan di momen emosional ini memperlihatkan bahwa suksesi dalam keraton tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga berkaitan erat dengan penghormatan terhadap tradisi dan leluhur.

Tanggapan Pihak Keraton

Dalam upayanya memastikan pelantikan berjalan dengan baik, GKR Timoer meminta dukungan masyarakat. Ia mengatakan, 'Kami memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Surakarta serta rakyat Nusantara agar prosesi adat ini berjalan lancar, khidmat, dan penuh berkah.'

Namun, situasi dalam keraton semakin rumit setelah KGPA Tedjowulan, adik almarhum Pakubuwono XIII, mengumumkan dirinya sebagai raja interim. Dia merujuk pada SK Mendagri tahun 2017 yang mengatur urutan suksesi dan posisi dalam keraton.

Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika dalam proses suksesi yang tidak hanya melibatkan pihak keraton, tetapi juga melibatkan masyarakat luas dalam menjaga tradisi.

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pelantikan Pakubuwono XIV: Tradisi dan Dinamika Keraton Surakarta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!