BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 11 NOVEMBER 2025 • 15:54 WIB

Rapat Khusus Presiden Prabowo Subianto Tunda Penerbangan ke Sydney

Rapat Khusus Presiden Prabowo Subianto Tunda Penerbangan ke SydneyRapat Khusus Presiden Prabowo Subianto Tunda Penerbangan ke Sydney

Pada Selasa, 11 November 2025, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat khusus di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Rapat ini menyebabkan penundaan jadwal penerbangannya menuju Sydney selama dua jam.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Pertemuan tersebut melibatkan beberapa pejabat penting, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, guna membahas penyerapan anggaran dan penggunaan dana publik.

Peserta Rapat dan Agenda Utama

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, seperti Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Fokus utama adalah memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran publik digunakan secara tepat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya penggunaan anggaran daerah dengan efisien. "Presiden menekankan bahwa setiap rupiah uang rakyat yang dialokasikan harus tepat sasaran dan harus digunakan sesuai periode waktu yang ditetapkan," tulis Teddy di media sosial.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dalam konteks ini, Prabowo juga menginstruksikan Prasetyo untuk survei penyerapan anggaran dan penggunaan dana transfer ke daerah, untuk menjamin kepala daerah mengelola sumber daya secara transparan.

Agenda Kunjungan Ke Sydney

Setelah rapat, Prabowo dijadwalkan untuk melakukan kunjungan satu hari ke Sydney, Australia. Dalam agenda tersebut, ia akan bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese serta menghadiri upacara kenegaraan yang akan dipimpin oleh Gubernur Jenderal Australia, Sam Mostyn.

Kunjungan ini juga menjadi balasan atas kunjungan Albanese ke Jakarta pada Mei 2025, dan berharap bisa memupuk kerjasama yang lebih solid antara kedua negara.

Rangkaian pertemuan selanjutnya akan membahas berbagai kesepakatan di sektor perdagangan, investasi, pendidikan, dan kemitraan industri, yang diharapkan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Australia.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rapat Khusus Presiden Prabowo Subianto Tunda Penerbangan ke Sydney

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!