BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 17:55 WIB

Usulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Mendapat Dukungan di DPR

Usulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Mendapat Dukungan di DPRUsulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Mendapat Dukungan di DPR

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunjukkan dukungan yang signifikan untuk mengangkat Soeharto, Presiden kedua Republik Indonesia, sebagai pahlawan nasional. Hal ini terungkap melalui pernyataan putri keempatnya, Titiek Soeharto, setelah melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Polres Karanganyar.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Titiek Soeharto mengungkapkan rasa syukur keluarganya atas usulan tersebut, meskipun ada satu fraksi di DPR yang tidak setuju. 'Alhamdulillah kami bersyukur dari keluarga, bersyukur kalau pemerintah berkenan,' tuturnya.

Respon Positif terhadap Usulan Pahlawan Nasional

Dukungan Titiek Soeharto terhadap pengusulan ayahnya sebagai pahlawan nasional semakin kuat usai berziarah ke makam Soeharto di Giribangun, Karanganyar. 'Dengan dukungan masyarakat seluruhnya berkenan untuk memberikan gelar pahlawan nasional untuk almarhum Pak Harto,' ungkapnya.

Ia mengungkapkan rasa syukur keluarganya atas perhatian yang serius terhadap usulan ini. Hal ini mencerminkan rasa optimisme dari pihak keluarga mengenai pengakuan bagi Soeharto.

Kunjungan yang dilakukan juga menegaskan betapa pentingnya dukungan masyarakat dalam proses ini, dan seberapa besar pengaruh yang dimiliki oleh keluarga Cendana.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dukungan di DPR dan Fraksi yang Menolak

Meskipun mayoritas fraksi di DPR mendukung, Titiek juga menyinggung tentang adanya satu fraksi yang menolak proposal tersebut. 'Nggak dibahas, semua fraksi sudah setuju cuma kecuali mungkin satu fraksi yang enggak,' jelasnya.

Penolakan ini menimbulkan tanda tanya mengenai dinamika internal politik di Indonesia terkait pengakuan pahlawan. Ketidakjelasan mengenai fraksi yang menolak bisa menggambarkan adanya perbedaan pendapat di kalangan partai politik.

Saat dimintai keterangan lebih lanjut, Titiek memilih untuk tidak berkomentar. Keputusan ini bisa jadi mengindikasikan sensitivitas isu ini di ranah politik.

Proses Pengusulan Pahlawan Nasional

Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengajukan 40 nama tokoh nasional sebagai calon pahlawan untuk dipertimbangkan. Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, banyak nama dalam daftar ini berasal dari hasil pembahasan beberapa tahun terakhir.

Proses pengusulan calon pahlawan nasional dilakukan secara berlapis, melibatkan masyarakat serta tim ahli tingkat pusat. Selain Soeharto, ada juga nama-nama seperti Abdurrahman Wahid, aktivis buruh Marsinah, dan Jenderal (Purn) M. Jusuf yang turut diusulkan.

Petunjuk formal mengenai proses ini memberikan gambaran tentang pentingnya seleksi yang melibatkan berbagai unsur dalam menentukan pahlawan nasional.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Usulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Mendapat Dukungan di DPR

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!