Jokowi Respons Pengusulan Soeharto dan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional
Presiden Joko Widodo menanggapi pengusulan Soeharto dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional, menekankan pentingnya menghargai jasa keduanya bagi negara.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Jokowi juga meminta agar semua pihak menghormati proses yang telah dilalui dalam pemberian gelar pahlawan tersebut.
Dalam pernyatan resmi di kediaman Sumber, Banjarsari, Jokowi mengatakan, "Ya, setiap pemimpin, baik itu Presiden Soeharto maupun Presiden Gus Dur, pasti memiliki peran dan jasa terhadap negara dan kita semuanya harus menghargai itu. Kita sadar setiap pemimpin pasti ada kelebihan dan pasti ada kekurangan."
Ia menekankan bahwa pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto dan Gus Dur tidak diambil sembarangan. Jokowi menegaskan, "Pemberian gelar jasa terhadap para pemimpin itu juga melalui proses-proses, melalui pertimbangan-pertimbangan yang ada dari tim pemberian gelar dan jasa."
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Presiden Jokowi mencatat adanya perdebatan yang muncul terkait pengusulan tersebut. Ia menekankan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam proses yang melibatkan banyak pihak.
Lebih jauh, ia menambahkan, "Saya kira kita semua sangat menghormati peran dan jasa yang telah diberikan baik oleh Presiden Soeharto maupun Presiden Gus Dur bagi bangsa dan negara ini."
Jokowi mencatat pentingnya proses yang transparan dan adil dalam pemberian gelar pahlawan nasional. Ia menyatakan bahwa tim pemberian gelar telah melakukan kajian mendalam terhadap kontribusi kedua tokoh tersebut.
Dalam konteks ini, Jokowi berharap agar masyarakat dapat memahami proses tersebut dan memberikan dukungan terhadap pengusulan yang telah dilakukan.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: